Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 17 Feb 2020 11:37 WIB

Waduh! Neraca Dagang RI Tekor US$ 870 Juta di Januari

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (25/9/2012). Pengamat Ekonomi dari Standard Chartered Bank mengatakan perekonomian dunia akan mengalami kenaikan pada level 3,2%. Pertumbuhan tersebut akan berdampak pada impor dan ekspor Indonesia pada tahun 2013. Foto: Jhoni Hutapea
Jakarta -

Membuka perdagangan awal tahun ini, neraca perdagangan RI masih lesu. Neraca dagang kembali tekor, kali ini nilai defisitnya US$ 870 juta.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat realisasi ekspor Indonesia pada Januari 2020 sebesar US$ 13,41 miliar. Angka ini turun 7,16% dibandingkan Desember 2019 dan 3,7% secara year on year (yoy).

Sementara realisasi impor di bulan yang sama US$ 14,28 miliar. Angkanya juga turun 4,78% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.


Artinya, ada defisit US$ 870 juta di neraca dagang Indonesia. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, faktor global menjadi penyebab lesunya ekspor dan impor Indonesia

"Karena ekonomi global tidak stabil, seperti perang dagang, geopolitik di Middle East, fluktuasi harga komoditas dari waktu ke waktu," katanya saat jumpa pers di kantornya, Senin (17/2/2020).

Bulan lalu, Desember 2019, neraca dagang RI juga tekor. Berikut data neraca perdagangan Indonesia selama 2019.
- Januari: defisit US$ 1,16 miliar
- Februari: surplus US$ 330 juta
- Maret: surplus US$ 540 juta
- April: defisit US$ 2,5 miliar
- Mei: surplus US$ 210 juta
- Juni: surplus US$ 200 juta
- Juli: defisit US$ 60 juta
- Agustus: surplus US$ 85 juta
- September: defisit US$ 160 juta
- Oktober: surplus US$ 161,3 juta
- November: defisit US$ 1,33 miliar
- Desember: defisit US$ 30 juta

Neraca dagang Indonesia sepanjang 2019 tercatat defisit US$ 3,2 miliar. Angka ini berasal dari ekspor setahun penuh yang sebesar US$ 167,5 miliar dan impornya sebesar US$ 170,72 miliar.



Simak Video "Demi Jaga Pasokan, Pemerintah Bebaskan Impor Bawang Putih"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com