Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 17 Feb 2020 16:04 WIB

Menghadap DPR, Mentan Jamin Stok Pangan Puasa-Lebaran Aman

Soraya Novika - detikFinance
RDP Mentan-DPR Foto: RDP Mentan-DPR (Soraya Novika/detikcom)
Jakarta -

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menjamin ketersediaan bahan pangan aman dan mencukupi kebutuhan selama puasa dan Lebaran nanti.

Hal itu diungkapkannya saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (17/2/2020).

"Prognosa saat ini 11 bahan pokok diperkirakan tercukupi menghadapi bulan puasa, dan peak season Idul Fitri pada bulan April dan Mei mendatang," ujar Syahrul di ruang rapat Komisi IV DPR RI, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Menurutnya, hanya beberapa bahan pokok pangan yang ketersediaannya membutuhkan bantuan impor agar aman tercukupi bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Untuk bawang putih, daging sapi atau kerbau, dan gula pasir sebagian kecukupannya masih didatangkan dengan melakukan impor," tambahnya.

Lebih lanjut, Syahrul memaparkan antisipasi yang sudah disiapkan Kementerian Pertanian untuk mencukupi kebutuhan pangan sepanjang bulan puasa dan lebaran mendatang.

"Kementerian Pertanian telah mengambil langkah antisipatif di antaranya menjaga ketersediaan dan kebutuhan bahan pangan sampai dengan bulan Mei 2020, mengingat pada Maret dan April nanti kita juga menghadapi panen raya," paparnya.

Antisipasi dari sisi lonjakan harga pun sudah disiapkan yakni dengan cara menggelar pasar murah mulai dari bulan Februari 2020 ini sampai bulan Mei 2020 mendatang.

"Kementerian Pertanian juga melakukan antisipasi untuk menjaga stabilitas harga pangan yang rentan mengalami fluktuasi, seperti cabai, bawang putih, gula, daging ayam, daging sapi, dengan melanjutkan gelar pasar murah pada bulan Februari dan bulan-bulan selanjutnya," tambahnya.

Selain dengan gelar pasar murah, Kementerian Pertanian juga mengantisipasi lonjakan harga dengan cara meningkatkan produksi dalam negeri.

"Kita merencanakan pasokan atau produksi dalam negeri melalui daerah-daerah sentra produksi cabai, bawang merah, dan kondisi hortikultural lainnya," ucapnya.

Terakhir, Kementerian Pertanian juga bakal mengantisipasi panen raya pada Maret dan April nanti agar hasil panennya bisa terus dijaga sampai Lebaran 2020 mendatang.

"Kementerian Pertanian melakukan berbagai langkah penting soal panen rata ini di antaranya, sinergisitas dengan penggilingan, petani, offtaker, lembaga keuangan, untuk stabilisasi harga gabah saat panen raya serta penyerapan gabah petani yang bekerja sama dengan Bulog," pungkasnya.



Simak Video "Jelang Nataru, Anies Jamin Stok Pangan di DKI Aman"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com