Ke Belgia, Wamendag Ingin Percepat Perundingan IEU-CEPA

Nurcholis Maarif - detikFinance
Rabu, 19 Feb 2020 18:34 WIB
Wamendag Jerry Sambuaga
Foto: Dok Kemendag
Jakarta -

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menemui Managing Director for Asia Pacific European External Action Service (EEAS) Gunnar Wiegand di Brussels, Belgia. Mereka membahas beberapa isu yang menjadi perhatian Uni Eropa dan Indonesia mengenai tinjauan perdagangan dan investasi, soal produk kelapa sawit, dan terutama percepatan perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

"Ada beberapa perkembangan dan dinamika paradigma baik di sisi Uni Eropa maupun Indonesia. Tujuan kita bertemu adalah karena kita tidak ingin itu mengganggu hubungan perdagangan kedua belah pihak. Karena itu perlu melakukan pendalaman untuk mencapai titik temu, terutama kesepahaman kondisi masing-masing," kata Jerry dalam keterangannya, Rabu (19/2/2020).

Ini merupakan pertemuan lanjutan di Jakarta untuk mengupayakan percepatan perundingan IEU-CEPA dan membahas isu-isu perdagangan terkini di antara Indonesia dan Eropa. Jerry datang didampingi Dubes RI untuk Belgia, Luxemburg dan Uni Eropa, Yuri Thamrin pada Senin (17/2/2020).

Jerry mengatakan, beberapa perubahan paradigma di Uni Eropa yang perlu diperhatikan oleh Indonesia antara lain makin intensnya Uni Eropa terhadap isu lingkungan yang bisa mengancam bukan saja produk kelapa sawit, tetapi juga produk-produk Indonesia lainnya.

Kedua belah pihak, lanjut Jerry, perlu merundingkan kerangka konsep perdagangan maupun kerja sama yang lebih luas dengan mengakomodasi kepentingan dan karakter sosial ekonomi masing-masing.

Bagi Indonesia itu penting mengingat secara riil Indonesia dan Uni Eropa berbeda dalam semua aspek. Oleh karena itu, kedua negara harus memberikan ruang kebijakan untuk mewadahi perbedaan-perbedaan itu.

"Tentu kepentingan nasional menjadi prinsip yang harus diperjuangkan dalam pertemuan ini. IEU-CEPA cepat selesai dan memberikan manfaat besar," ujar Jerry.

Mendukung pernyataan Jerry, Dubes RI untuk Belgia, Luxemburg, dan Uni Eropa, Yuri Thamrin menekankan perlunya konsistensi terhadap implementasi ketentuan-ketentuan perdagangan internasional pada kedua belah pihak.

"Indonesia ingin Uni Eropa menerapkan kebijakan standarisasi dari EU yang diberlakukan untuk produk Indonesia diterapkan pula kepada produk serupa dari negara lain," ucap Yuri.

Kata Yuri, perundingan IEU-CEPA sudah berjalan selama 9 putaran. Masih ada beberapa isu yang belum diselesaikan oleh kedua belah pihak, baik dalam sektor perdagangan barang dan jasa, pengembangan kapasitas dan procurement pemerintahan. Meski demikian, kedua belah pihak optimis bahwa tahun ini IEU CEPA bisa selesai.

"Saya selaku perwakilan pemerintah RI di EU menyambut dan mendukung pertemuan yang dilakukan oleh Wamendag ini sebagai upaya mendorong percepatan IEU-CEPA," ucap Yuri.

Ke Belgia, Wamendag Ingin Percepat Perundingan IEU-CEPA


Simak Video "Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Kemendag Impor 550 Ribu Ton Gula"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/hns)