Usung Kesetaraan Gender, Kemendag Adakan Lokakarya untuk Perempuan

Reyhan Diandri Ghivarianto - detikFinance
Rabu, 19 Feb 2020 22:58 WIB
Kemendag
Foto: Dok. Kemendag
Jakarta -

Kementerian Perdagangan bersama Trade Facilitation Office (TFO) Kanada, mengadakan lokakarya untuk pengembangan pengusaha perempuan Indonesia. Lokakarya ini bertujuan agar ke depannya Indonesia mampu menghasilkan kebijakan dan program perdagangan, yang mendukung kesetaraan gender sehingga terciptanya sistem perdagangan adil untuk semua pihak.

"Tujuan penyelenggaraan lokakarya ini adalah untuk memperoleh informasi yang terkini, relevan, dan tepat sasaran. Sehingga dalam implementasi kerja sama Kementerian Perdagangan dan TFO Kanada tersebut nantinya dititikberatkan pada pengembangan usaha yang dijalankan oleh perempuan," ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Dody Edward, dalam keterangan tertulis, Rabu (19/2/2020).

Para peserta lokakarya perempuan yang hadir di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta tersebut, tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan. Sebagian besar peserta berasal dari Dewan Kerajinan Nasional, Gabungan Eksportir Indonesia, Asosiasi Pengusaha Indonesia, Asosiasi Persepatuan Indonesia, dan Aliansi Organisasi Indonesia.

Menurut Dody, melalui lokakarya ini ditegaskan juga peranan penting perempuan dalam strategi perdagangan ekspor di Indonesia. Hal itu dikarenakan banyaknya produk yang dihasilkan oleh tangan-tangan pengusaha perempuan Indonesia, seperti kopi, tenun, batik, dan anyaman.

Ia juga menambahkan, jika penyelenggaran lokakarya tersebut sudah sejalan dengan Inpres No. 9/2000 mengenai Pengarusutamaan Gender.

"Kami melakukan integrasi gender dalam kebijakan mendukung perempuan eksportir. Hal ini juga sejalan dengan komitmen Indonesia pada deklarasi Trade and Women's Economic Empowerement dalam sidang singkat tingkat Menteri Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di Buenos Aires pada Desember 2017," pungkasnya.

Sementara menurut Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Marolop Nainggolan, diharapkan dengan adanya lokakarya ini bisa memberikan manfaat kepada seluruh peserta.

"Seluruh materi yang diberikan dalam lokakarya ini diharapkan dapat diaplikasikan perempuan pengusaha Indonesia dalam upaya mendukung pengembangan ekspor nasional," ujar Marolop.

Untuk diketahui, lokarya dengan TFO ini merupakan yang ketiga kalinya dilaksanakan, setelah sebelumnya sukses digelar pertama kali pada kota Solo dan kedua kalinya di kota Surabaya.

(prf/hns)