Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 22 Feb 2020 12:30 WIB

Siap-siap, Erick Belum Selesai Rombak Bos BUMN

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Menteri BUMN Erick Thohir bahas kasus Asuransi Jiwasraya bersama Komisi VI DPR. Erick buka-bukaan soal penyelesaian sengkarut PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana untuk merombak jajaran pengurus yakni direksi dan komisaris perusahaan BUMN.

Erick menjelaskan perombakan pengurus ini bisa dilakukan untuk sejumlah sektor usaha. "Saya rasa kalau sekarang baru perbankan, energi dan yang lain juga mungkin ada," kata Erick di kantor Pertamina, Jakarta, Sabtu (22/2/2020).

Dia menambahkan, perombakan dilakukan tergantung dari penilaian dan bukan keinginan personal dia sebagai menteri. "Kami melihat KPI dan mencari orang yang tepat bukan karena oh ini dekat dengan menteri atau apa, tidak bisa begitu," ujar dia.

Wakil menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin menjelaskan BUMN berikutnya yang dirombak adalah PT Pupuk. Hal ini karena sejumlah pengurus sudah habis masa jabatannya.

"BUMN-BUMN yang jatuh tempo dan masa jabatannya habis itu akan dicari. Kalau pupuk kan Maret-April ini akan jatuh tempo yang cukup banyak," jelas dia.

Sebelumnya Kementerian BUMN menyampaikan perombakan bos pelat merah ini masih akan dilakukan hingga akhir tahun. Karena itu Menteri BUMN memberi ultimatum agar direksi dan komisaris bisa bekerja dengan benar.

Nantinya akan dipilih tokoh-tokoh yang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sama dengan saat ia memilih orang partai masuk dalam jajaran komisaris.



Simak Video "Erick Thohir: BUMN Akan Produksi 6 Juta Masker"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/das)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com