Ical: Inflasi 2005 Capai 17-18%
Jumat, 02 Des 2005 14:14 WIB
Jakarta - Meski secara year on year inflasi November sudah mencapai 18,38 persen, namun pemerintah optimistis inflasi hingga akhir tahun 2005 bisa mencapai 17-18 persen.Menurut Menko Perekonomian Aburizal Bakrie, inflasi bisa turun, mengingat Hari Raya Natal tidak begitu signifikan mempengaruhi inflasi."Sehingga year on year inflasi akan terus menurun hingga akhir tahun 2006 menjadi satu digit," kata Aburizal di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (2/12/2005).Aburizal menegaskan, pemerintah dan Bank Indonesia akan terus memantau perkembangan inflasi. Ia bahkan meyakini, inflasi hingga akhir tahun 2006 bisa kembali ke level satu digit.Turunnya inflasi tersebut berkaitan dengan membaiknya perekonomian Indonesia pada tahun 2006 setelah memangkas subsidi BBM Oktober lalu. Ia mengibaratkan subsidi BBM seperti kanker yang harus dioperasi. "Sekarang tinggal pemulihan kesehatan perekonomian," tambahnya.Sebelumnya, BPS mencatat inflasi pada November masih mencapai 1,31 persen dari yang seharusnya terjadi deflasi. Untuk inflasi tahun kalender atau dari Januari hingga November mencapai 17,17 persen dan secara year on year sebesar 18,38 persen.
(qom/)











































