Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 24 Feb 2020 17:05 WIB

Bahlil Waswas Investasi China Turun Gegara Virus Corona

Trio Hamdani - detikFinance
Bahlil Lahadalia Foto: Bahlil Lahadalia (Andhika Prasetia/detikcom).
Jakarta -

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia waswas investasi dari China di Indonesia terganggu akibat wabah virus corona di Negeri Tirai Bambu. Ancaman virus tersebut melumpuhkan perekonomian negara tersebut.

Korea Selatan (Korsel) pun sudah terjangkit virus tersebut. Namun Bahlil menegaskan investasi dari Negeri Ginseng masih normal. Yang dia cemaskan adalah investasi dari China.

"Korsel sampai sekarang stabil ya (investasinya). Justru saya was-was itu (realisasi investasi) dari China," kata dia saat ditemui di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin (24/2/2020).

Namun Bahlil belum bisa memproyeksikan penurunan investasi dari China imbas merebaknya virus corona. Pihaknya masih mendata dan akan diumumkan pada Maret.

"Belum tahu (penurunan investasi dari China). Bulan Maret kan saya sudah bilang, bulan Maret kami akan hitung berapa persentasenya pengaruh terhadap realisasi investasi," jelasnya.

Bahlil memastikan jika masalah virus corona tak teratasi hingga bulan depan akan berpengaruh terhadap capaian investasi di Indonesia.

"Corona ini berdampak sistemik, masif dan terstruktur. Tetapi sampai sekarang realisasi investasi kita sampai Februari masih bagus. Harapan saya, corona ini bisa cepat berlalu. Tetapi kalau corona ini berlanjut sampai Maret, kemungkinan besar ada dampaknya," tambahnya.



Simak Video "Investasi Terhambat, Kepala BKPM: Ada 'Hantunya'"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com