Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 25 Feb 2020 14:29 WIB

Tekan Ongkir Garam, Edhy Minta Basuki Bangun Jalan Buat Petani

Trio Hamdani - detikFinance
Menteri Kelautan dan Perikanan Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo meminta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono membuatkan jalan akses bagi petambak atau petani garam. Pasalnya minimnya konektivitas membuat ongkos kirim garam sangat mahal.

"Karena ongkos angkut garam ini sekarungnya Rp 12 ribu sendiri. Kebayang tidak kalau harga garam petani yang cuma Rp 500, satu karung ngangkatnya Rp 12 ribu. Sudah habis di ongkos angkut," kata Edhy dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi IV di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Untuk meningkatkan nilai tambah produksi garam, menurutnya perlu mengurangi ongkos pengiriman garam, caranya dengan menyediakan akses jalan yang memadai.

"Kita juga terus berkomunikasi untuk mendesain gimana garam nelayan ini bisa punya nilai tambah. Nilai tambahnya dimulai dari, satu mengurangi ongkos angkut. Ini kami sedang mendata berapa potensi untuk dibuatkan jalan ke arah tambak garam itu sendiri," jelasnya.

Dia menjelaskan, Menteri PUPR sudah bersedia untuk membuatkan jalan akses bagi petambak garam. Saat ini Kementerian Kelautan dan Perikanan sedang mendata daerah mana saja yang perlu dibuatkan jalan.

"Dan ini kami hanya bisa dapat data kalau kami minta kepala dinas yang lebih tahu wilayah. Menteri PU sudah siap untuk membangun. Hanya mereka minta daerah mana yang akan mereka buatkan jalan. Mungkin jalannya tidak dua mobil, yang penting satu mobil bisa lewat," jelasnya.



Simak Video "Ini Cara Membuat Garam Tradisional di NTT"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com