Erick Thohir Ogah Bikin Superholding BUMN

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 26 Feb 2020 13:52 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir hadir dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI. Ada berbagai hal yang dibahas oleh Erick bersama DPR dalam rapat itu. Apa saja?
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir akan membentuk kluster-kluster atau sub holding untuk mempermudah pengawasan. Menurutnya, tak mungkin wakil menteri (wamen) melakukan pengawasan terhadap 142 BUMN.

"Kita akan membuat klsuter-kluster, tidak mungkin wamen-wamen saya dengan 142 BUMN memegang masing-masing 20 kluster atau sub holding," kata Erick dalam acara Economic Outlook 2020 yang diselenggarakan CNBC Indonesia di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Erick sekaligus mengatakan jika konsep super holding ditiadakan, maka akan fokus pada sub holding dan bisnis yang memberikan nilai tambah.

"Makanya teori daripada super holding kita tiadakan lebih pada sub holding kepada bisnis-bisnis yang bisa menjadi value chain," ujarnya.


Erick menargetkan akan membentuk sub holding di bawah 20. Kemudian, tiap wamen akan memegang kendali 7 atau 8 sub holding.

Dia menambahkan, dirinya akan membuat 1 holding yang berasal dari perusahaan sekarat atau dead weight.

"Saya targetkan kluster ada di BUMN di bawah 20 masing-masing wamen memegang 7-8 kluster saja. Ditambah satu kluster dead weight," tutupnya.

Erick Thohir Ogah Bikin Superholding BUMN


Simak Video "Erick Thohir Beberkan Biang Kerok Tagihan Listrik Membengkak"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/hns)