Yenny Wahid Jamin Tak Ada Lagi Awak Kabin 'Istimewa' di Garuda

Soraya Novika - detikFinance
Jumat, 28 Feb 2020 10:25 WIB
Yenny Wahid
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Komisaris Independen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Yenny Wahid menjamin tak bakal ada lagi perlakuan khusus atau istimewa kepada awak kabin yang memiliki kedekatan dengan atasan.

"Ke depan perlu membangun sistem lebih transparan bahwa ke depan aturan perusahaan betul-betul diikuti tidak ada lagi keluhan-keluhan bahwa ada special treatment karena kedekatan-kedekatan pribadi. Semua didasarkan standar yang jelas, kriteria yang jelas bahwa orang naik pangkat karena memang punya kompetensi ke sana," ujarnya Kantor Garuda Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (27/2/2020).

Penyataan itu disampaikannya usai disinggung mengenai isu 'gundik' yang sempat jadi sorotan publik. Yenny pun menolak isu itu sebab dianggap sangat merugikan karena membuat citra pramugari Garuda jelek.

"Saya nggak mau pakai istilah itu (gundik), itu melecehkan sekali pramugari. Satu-dua kasus terjadi tapi yang kena semua, kasihan ribuan awak kabin kita yang profesional, perempuan-perempuan terhormat, perempuan-perempuan yang punya martabat tapi mereka jadi korban pelecehan penumpang karena dianggap image sama," tegasnya.

Dia mengatakan, kasus yang terjadi akan disikapi perusahaan. Namun, kembali ia meminta untuk tak menyamakan semua awak kabin Garuda.

"Bahwa satu-dua kasus itu disikapi oleh perusahaan dan terus kita perbaiki tapi jangan samakan awak kabin Garuda dalam satu kategori yang sama," terangnya.

Dia mengatakan, pihaknya siap menerima masukan. Namun, jika ada norma dan etika yang dilanggar maka akan dikenakan sanksi.

"Kalau ada masukan berikan kepada Garuda kalau dianggap menyalahi norma dan etika kami akan berikan sanksi, jelas. Karena memang ada pasal aturan perusahaan semua karyawan diberikan contoh yang baik apalagi mereka dalam posisi front line," tutupnya.

Yenny Wahid Jamin Tak Ada Lagi Awak Kabin 'Istimewa' di Garuda


Simak Video "Pramugari Garuda Pakai Face Shield Ketimbang Baju APD, Ini Kata Dokter"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)