115 Orang di DKI Dipantau Terkait Corona, Apa Kata Dunia Usaha?

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 02 Mar 2020 12:32 WIB
Sejumlah warga ramai-ramai menggunakan masker di Terminal 3, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Hal itu dilakukan untuk antisipasi virus corona.
Ilustrasi/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru-baru ini mengatakan dalam kurun satu bulan ada 115 orang dalam pemantauan terkait virus corona COVID-19. Selain itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta tengah mengawasi 32 orang terkait virus mematikan yang berasal dari Wuhan, China, ini.

Jakarta yang merupakan pusat bisnis apakah membuat dunia usaha khawatir atas adanya kabar tersebut?

"Sebagai pengusaha jangan khawatir. Kalau pengusahanya saja sudah khawatir nanti ini perekonomian jadi tertutup," kata Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri ( Kadin) DKI Jakarta Diana Dewi saat dihubungi detikcom, Senin (2/3/2020).

Dia menjelaskan jika muncul kekhawatiran dari dunia usaha akan membuat Jakarta menjadi tertutup dari aktivitas bisnis.

"Susah lho, Jakarta kalau sampai kondisinya tertutup dengan siapa-siapa, terisolasi akhirnya," sebutnya.

Untuk itu dia merasa tidak perlu ada yang dikhawatirkan oleh pelaku usaha di Jakarta.

"Kita kan juga dapat informasi dari Kemenkes bahwa yang disampaikan 115 orang itu bukan berarti suspek akan corona. Jadi kita masih beranggapan bahwa sampai saat ini Jakarta masih terbebas dari yang disampaikan ada dalam pantauan. Karena yang disebutkan Pak Anies dalam pantauan itu apakah sakitnya seperti apa itu belum ada data yang akurat lho," tambahnya.



Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/eds)