Ada Corona, Perwakilan Perdagangan Diimbau Aktif Genjot Ekspor

Alfi Kholisdinuka - detikFinance
Selasa, 03 Mar 2020 17:53 WIB
Kemendag
Foto: Dok. Kemendag
Jakarta -

Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan saat ini kondisi ekonomi global yang tidak pasti dan wabah virus corona yang melanda dunia, perwakilan perdagangan di luar negeri mengemban tugas strategis untuk meningkatkan neraca perdagangan.

Perwakilan perdagangan di luar negeri yang meliputi Duta Besar WTO, Atase Perdagangan, Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei, dan Konsul Dagang di Hong Kong dinilai jadi salah satu kunci untuk menggenjot ekspor.

"Transformasi Perwakilan Perdagangan RI di luar negeri merupakan salah satu upaya Kementerian Perdagangan dalam akselerasi untuk meningkatkan ekspor nonmigas," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (3/3/2020).

"Akselerasi peningkatan ekspor dan penguatan pasar dalam negeri merupakan dua pilar untuk menjadikan Indonesia negara maju, serta pendorong bagi Indonesia untuk berinovasi dan berkinerja lebih baik," imbuhnya.

Hal ini disampaikan Oke saat membuka Pra Rapat Kerja (Raker) Kementerian Perdagangan Tahun 2020 hari ini, Senin (2/3) di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta. Pra Raker dihadiri 350 orang peserta yang terdiri atas pejabat eselon 1 dan 2 Kemendag, jajaran eselon 3 Kemendag serta Perwakilan Perdagangan di Luar Negeri.

Oke melanjutkan perwakilan perdagangan di luar negeri harus berperan sebagai pusat promosi produk Indonesia, agen pemasaran, dan penyedia market intelligence. Tidak lagi sebagai perpanjangan tangan birokrasi Indonesia.

"Untuk menjalankan perannya dengan baik perwakilan perdagangan perlu bersinergi dengan para pemangku kepentingan dan pelaku usaha, memahami pasar dan produk yang akan dipasarkan, menciptakan program-program baru, serta membuat analisis transaksi," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) periode 2019-2020 Dody Edward menyampaikan perwakilan perdagangan juga berperan penting atas kesuksesan penyelenggaraan promosi dan misi dagang di luar negeri.

"Peningkatan peran perwakilan perdagangan sangat krusial. Hal ini karena kesuksesan program tersebut membutuhkan dukungan dan peran aktif dari perwakilan perdagangan di luar negeri yang melakukan persiapan dari sebelum kegiatan promosi dan misi dagang sampai pasca pelaksanaan kegiatan promosi dan misi dagang tersebut sehingga capai transaksi yang ditargetkan," tambahnya.

Kementerian Perdagangan juga mengembangkan layanan satu atap (one stop service) untuk memberikan kemudahan informasi pelayanan untuk ekspor bagi pelaku usaha. Perwakilan perdagangan juga dapat menggunakan satu sistem promosi digital perdagangan.

"Di sistem ini, perwakilan perdagangan di luar negeri dapat melakukan pendaftaran dan verifikasi anggota (buyer), membuat permintaan (inquiry), menginput bisnis intelijen, dan memberikan informasi terkini seputar pameran dagang," jelasnya.

Ada Corona, Perwakilan Perdagangan Diimbau Aktif Genjot Ekspor
(prf/hns)