Ada Corona, Pengusaha Putar Otak Biar Mal Nggak Sepi

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 04 Mar 2020 08:30 WIB
Fenomena mal sepi di Jakarta seakan tak ada habisnya, salah satunya di kawasan Gajah Mada, Jakarta.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Dewan Pembina Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Handaka Santosa mengungkapkan terjadi penurunan pengunjung pusat perbelanjaan. Itu didorong oleh adanya warga Indonesia yang dinyatakan positif terkena virus corona COVID-19.

Dapat diketahui, Presiden Jokowi pada Senin kemarin mengonfirmasi dua orang Indonesia positif terjangkit virus Corona. Dua orang ini berinteraksi dengan WN Jepang yang sempat masuk ke wilayah Indonesia.

"Kalau saya lihat pengunjung ini tentunya sedikit banyak ada pengurangan," kata dia ditemui di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Dia menjelaskan penurunan pengunjung di pusat perbelanjaan diperkirakan mencapai 10%.

"Kalau kita lihat sekarang dari pengunjung ada berkurang sekitar 10%," sebutnya.

Namun sejauh ini dampak corona belum berimbas ke penjualan. Tentunya pemilik mal perlu berperan aktif untuk menyikapi penurunan jumlah pengunjung ini.

"Tapi kita lihat dari sales-nya (penjualan) belum begitu berakibat banyak, makanya kita mencoba terus berpromosi, dan tentunya dukungan dari pemilik mal di dalam menghadapi semua penurunan pengunjung dan lain-lain itu tentu sangat utama," ujarnya.

Tarif sewa toko pun dirasa perlu ada pengurangan imbas penurunan pengunjung. Klik halaman selanjutnya.