Ridwan Kamil ke Warga Jabar: Jangan Panic Buying Sembako!

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 04 Mar 2020 13:36 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyambangi KPK. Ridwan Kamil mengikuti diskusi publik tentang aplikasi JAGA yang pernah diluncurkan KPK.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil/Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Aksi memborong sembako atau panic buying di toko swalayan sempat terjadi. Peristiwa berlangsung setelah pemerintah mengumumkan 2 warga Depok positif terjangkit corona (covid-19).

Gubernur Provinsi Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil pun langsung meminta warganya tidak melakukan aksi borong sembako di toko swalayan.

"Jangan panic buying sembako," kata Ridwan Kamil di kantor Bappenas, Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Dia pun menyeselai aksi borong sembako banyak dilakukan oleh kalangan menengah ke atas yang menurut dia seharusnya lebih bisa tenang dalam menanggapi permasalahan covid-19.


Namun demikian, Mantan Wali Kota Bandung ini menilai aksi borong sembako beberapa hari lalu bisa dimaklumi lantaran penyebaran covid-19 merupakan hal yang baru di Indonesia. Bahkan hingga saat ini belum ditemukan vaksin penangkal virus tersebut.

"Kebanyakan saya monitor yang beli-beli golongan menengah atas ya dan paniknya di supermarket-supermarket mahal ya. Justru orang-orang kaya ini yang menurut saya harus lebih empati," jelasnya.

Selaim itu, Ridwan Kamil juga mengimbau kepada masyarakat untuk menanyakan langsung perkembangan penanganan kasus covid-19 kepada pusat informasi dan koordinasi covid-19 yang dibentuk Pemprov Jabar.

"Juga jangan ikut terbawa arus panik beli masker, orang sehat nggak perlu masker kecuali yang merawat orang sakit atau berada di lingkungan orang sakit, atau dia sedang batuk atau pilek," ungkap pria yang akrab disapa Kang Emil ini.



Simak Video "Covid RI 23 Mei: Pasien Sembuh Tambah 929, Kematian 12"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/hns)