Gandeng Bukalapak, KKP Genjot Pemasaran UMKM Perikanan RI

Alfi Kholisdinuka - detikFinance
Rabu, 04 Mar 2020 14:31 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Foto: Kementerian Kelautan dan Perikanan
Jakarta -

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan pengelolaan perikanan di Indonesia harus dikelola dengan baik dan melibatkan berbagai pihak termasuk sektor e-commerce. Dia pun menyebut kini sudah ada salah satu unicorn di Indonesia yang bergabung menjadi mitra nelayan.

"Nelayan itu ya kita yang mengelola perikanan, baik itu pejabat bank yang memberi pinjaman, petugas KKP, termasuk Bukalapak. Kalau bukalapak sekarang sudah mau turun ke sini (sektor Perikanan) itu luar biasa," kata Edhy dalam keterangan tertulis, Rabu (4/3/2020).

Hal itu disampaikan Edhy menyusul penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bukalapak dengan BLU LPMUKP. Bukalapak resmi menjadi mitra KKP, khususnya pelaku usaha dan UMKM, untuk pemasaran produk-produk perikanan. Nota kesepahaman diteken oleh Direktur LPMUKP Syarif Syahrial dan Co-founder Bukalapak, Fajrin Rasyid.

Edhy mengapresiasi Bukalapak karena sudah ikut membantu melaksanakan tugasnya membangun komunikasi dengan nelayan dan stakeholder sesuai instruksi Presiden Joko Widodo.

"Teman-teman (Bukalapak) ini adalah kelompok nelayan juga karena ikut ngurusin perikanan. Dan ini adalah sebuah kehormatan Bukalapak mau menengok kami di sini," ujarnya.

Selain kepada Bukalapak, Edhy juga mengapresiasi kepada pendamping-pendamping LPMUKP yang telah membantu nelayan, pembudidaya, hingga pelaku usaha perikanan untuk mendapatkan modal usaha.

Dia mengaku, LPMUKP adalah badan layanan usaha yang diperjuangkan sejak menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPR RI. Dialah yang selalu menentang pendapat bahwa kementerian sulit membuat BLU dengan alasan bermacam-macam.

"Saya bilang, semua alat perlu membantu UMKM. (BLU) Ini wajib ada karena ke depan UMKM akan menghadapi tantangan berat. Tidak mustahil kaum-kaum ini akan termarjinalkan. Karena itu penting adanya layanan ini. Kalaupun toh katakanlah rugi, uangnya akan dimakan rakyat sendiri," jelasnya.

Sementara itu, Direktur LPMUKP Syarif Syahrial mengatakan, aspek dalam usaha tidak hanya permodalan, tetapi penguatan produk dan pemasaran. Ia berharap kerjasama dengan Bukalapak bisa mempercepat dan mendorong pemasaran UMKM. Kerja sama ini juga dapat meningkatkan pinjaman LPMUKP serta lancar dalam pengembaliannya.

Co-founder Bukalapak Fajrin Rasyid mengatakan kemitraan dengan KKP bisa meningkatkan daya saing dan memperluas pasar bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Menurut dia, Bukalapak memiliki 70 juta pengguna dan dikunjungi sebanyak 420 juta kali di setiap bulannya.

"Ini merupakan potensi besar untuk mempertemukan lebih banyak lagi pelaku UMKM sektor kelautan dan 70 juta pengguna Bukalapak yang tidak hanya tersebar di Indonesia tetapi juga mancanegara seperti Singapura, Brunei Darussalam, Taiwan, Hongkong, Malaysia melalui BukaGlobal. Kami siap untuk menyediakan platform, memberikan pendampingan agar siap jual, dan memperluas pasarnya hingga luar negeri lewat BukaGlobal," pungkasnya.



Simak Video "Evakuasi Ikan Pesut yang Nyasar di Sungai Kecil Riau"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/hns)