Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 06 Mar 2020 13:32 WIB

Garis Tipis Antara Musibah dan Peluang di Wabah Corona

Arbi Anugrah - detikFinance
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di UNS Solo, Rabu (4/3/2020). Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom
Jakarta -

Wabah corona sudah menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Dampaknya ke ekonomi sudah lebih dulu terasa.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku sudah melakukan efektivitas untuk mengurangi dampak virus corona ke ekonomi. Hal tersebut sudah berjalan selama dua Minggu ini.

"Dampak ekonomi pasti, pariwisata mesti turun. Kemarin saja kapal merapat atau tidak orang berdiskusi panjang banget, sekarang orang berkumpul jadi takut, menurut saya biasa saja," kata Ganjar saat mengecek ruang isolasi di RS Margono Soekarjo Purwokerto, Jumat (6/3/2020).

Dia mengatakan selama ini ekspor terbesar Jawa Tengah ke Amerika, lalu Jepang dan yang ketiga ke China. Dengan adanya wabah virus Corona, ekspor ke China pasti akan terganggu.

"China ini pasti akan tergoda dan pasti akan terganggu, karena kita punya impor yang banyak dari China dan kita punya ekspor ke sana. Contoh tekstil kapas kita dari China, Presiden (Joko Widodo/Jokowi) sudah perintahkan itu kita ganti rayon dan rayon punya kita sendiri, dan subtitusi yang harus kita penuhi," ujarnya.

Selain itu bawang, di mana produksi bawang di tingkat nasional hanya 5%. Padahal kebutuhan dalam negeri sangat banyak dan rata-rata didatangkan dari China. Maka dari itu, kata Ganjar, ini bisa menjadi momentum untuk Indonesia memproduksi bawang sebanyak-banyaknya.


"Bawang kita ternyata hanya 5% produksi nasionalnya, padahal kita butuh banyak, ternyata paling banyak dari China. Ini bisa kita jadikan momentum, kita tanam bawang sebanyak-banyaknya biar daulat bawang. Saya tanya dokter, tanya ahli kesehatan, bawang ini tidak bisa bawa Corona, jadi aman tidak usah takut," tegasnya.

Selain itu, momentum saat ini juga bisa dimanfaatkan selain meningkatkan produksi dalam negeri, juga mengembangkan potensi wisata lokal sehingga ekonomi dapat bergulir.

"Momentum kita tingkatkan produksi dalam negeri, sekarang antar daerah kita kembangkan, wisata lokal kita kembangkan agar ekonomi bergulir," ucapnya.

Garis Tipis Antara Musibah dan Peluang di Wabah Corona



Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]
(arb/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com