Beli Emas 10 Tahun Lalu, Jual Sekarang Berapa Untungnya?

Vadhia Lidyana - detikFinance
Senin, 09 Mar 2020 12:12 WIB
emas
Foto: shutterstock
Jakarta -

Di tengah ketidakpastian global, terutama gonjang-ganjing virus corona, harga emas terus merangkak naik. Pada hari ini saja, Senin (9/3/2020), harga emas tembus rekor sejak 10 tahun terakhir yakni berada di level Rp 851.000 per gram.

Kenaikan harga emas ini pun memberikan keuntungan besar bagi orang-orang yang telah berinvestasi pada emas. Terutama bagi orang yang telah berinvestasi emas sejak 10 tahun lalu, tepatnya pada tahun 2010.

Berdasarkan catatan detikcom pada perdagangan New York 10 tahun lalu, tepatnya 16 Februari 2010, harga emas global di pasar spot yakni US$ 1.118,80 per troy ounce.

Dalam setiap troy ounce sama dengan 31,103 gram emas. Sehingga, harga emas pada Februari 2010 per yaitu US$ 35,97 per gram atau Rp 335.869,87/gram. Harga tersebut menggunakan asumsi kurs pada 16 Februari 2010 yaitu Rp 9.337,5.

Jika detikers memiliki 1 gram emas yang dibeli pada Februari 2010, maka nilainya sekarang meningkat 153,37%. Sementara, jika dijual dengan asumsi buyback Antam per hari ini yaitu Rp 776.000/gram, maka detikers meraup untung 131%.

Sementara, jika detikers membeli emas 5 tahun lalu, yakni pada Maret 2015, untungnya pun cukup besar untuk dijual hari ini. Melihat catatan detikcom, harga emas Antam pada 10 Maret 2015 sebesar Rp 544.000/gram.

Jika detikers memiliki 1 gram emas yang dibeli pada Maret 2015, maka nilainya naik 56%. Sementara, jika dijual dengan asumsi buyback Antam hari ini yaitu Rp 776.000/gram, maka detikers memperoleh untung hingga 42%.

Bagaimana? Berminat menjual emasmu hari ini?



Simak Video "Update Harga Emas Antam: Naik Rp 1.000 ke Rp 1.028.000 /Gram"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)