Jusuf Anwar Kadoi Sri Mulyani Daging Rusa

Jusuf Anwar Kadoi Sri Mulyani Daging Rusa

- detikFinance
Selasa, 06 Des 2005 13:17 WIB
Jakarta - Menteri Keuangan Jusuf Anwar diketahui menyambangi kediaman Menkeu baru Sri Mulyani di Kompleks Menteri Widya Chandra pada Selasa pagi ini. Kedatangannya diakui sebagai silaturahmi dengan membawa oleh-oleh daging rusa.Sri Mulyani agak terkejut ketika dalam jumpa pers di Gedung Bappenas, Jakarta, Selasa (6/12/2005) ada wartawan yang menanyakan perihal kedatangan Jusuf ke rumahnya pagi tadi."Tahu dari mana? Sebenarnya sudah sering Pak Jusuf datang ke rumah, jadi nggak ada hal apa-apa. Kalau datang ke rumah itu biasanya bawa oleh-oleh, kemarin-kemarin bawa jambu, dan tadi pagi daging rusa. Ini silaturahmi karena kami teman dan bisa dilakukan kapan saja," kata Sri.Sri juga berjanji akan terus berkomunikasi dengan menkeu-menkeu terdahulu, termasuk Jusuf yang menyatakan siap membantu kapan saja diperlukan.Sri mengatakan, Presiden SBY menunjuk dirinya sebagai Menkeu baru agar dapat mengembalikan stabilitas makro, penciptaan lapangan kerja, serta membuat kebijakan yang lebih berpihak kepada rakyat."Penekanan memang beliau sampaikan kepada masalah inflasi yang sangat tinggi, sehingga mengembalikan stabilitas makro adalah suatu hal yang perlu," ujar Sri.Secara spesifik, ungkap Sri, fiskal adalah kebijakan yang sangat penting dan oleh karena itu harus dijaga.Ekonom dari UI ini juga mengatakan, dirinya siap bekerjasama dengan Menko Perekonomian Boediono agar kinerja perekonomian menjadi lebih baik."Dengan Pak Boediono saya tidak ada masalah, selama ini saya bekerja dengan siapa saja, dengan Pak Aburizal juga tidak masalah," tuturnya.Sri mengaku kepastian dirinya ditunjuk sebagai Menkeu baru setelah Presiden SBY menelepon Senin malam kemarin (5/12/2006) sekitar pukul 19.00 WIB.Menanggapi tudingan bahwa tim ekonomi baru ini adalah tim kabinet IMF bersatu karena Boediono dan dirinya dekat dengan IMF, Sri menolak mengomentarinya."Ya jawabannya sama seperti Presiden," ujar Sri yang pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif IMF ini. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads