Pedagang Naikkan Harga di Tengah Corona, Tidak Manusiawi!

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 11 Mar 2020 16:15 WIB
Pemerintah menetapkan harga bawang putih maksimal Rp 38.000/kg. Namun, harga rata-rata disejumlah pasar tradisional melonjak seharga Rp. 55.372/kg.
Foto: Hasan Al Habshy
Jakarta -

Dewan Penasihat Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia Tutum Rahanta angkat bicara soal sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga di tengah merebaknya virus corona.

Tutum mengatakan, menaikkan harga sangat terbuka untuk siapapun di sektor perdagangan sesuai kepintaran pedagang.

"Sistem ekonomi kita sangat terbuka untuk siapapun melakukan perdagangan dengan kepintaran dia karena sistem perdagangan kita menganut sistem yang sangat terbuka ini. Saya tidak ingin membela siapa yang benar," kata Tutum dalam diskusi 'Corona Datang Bisnis Meradang?' di Hotel Millenium, Jakarta, Rabu (11/3/2020).

Meski begitu, Tutum bilang, pedagang yang menaikkan harga di tengah kondisi virus corona seperti ini sangatlah tidak manusiawi karena bisa mengacaukan perekonomian.

"Kalau untuk sosial saya jelaskan Anda tidak perlu memperdagangkan ini dengan harga di atas acuan, kasihan. Saya tanya harga masker yang normal sekarang berapa? Sampai detik ini tidak ada. Tetapi banyak yang cari kesempatan. Manusiawi? tidak saya katakan ini mengacaukan perekonomian," sebutnya.

Tutum menjelaskan, kenaikan harga di tengah virus corona bisa merembet ke produk-produk lain. Mengingat hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan secara global.

"Kita harus hati-hati karena bisa merembet ke produk-produk lain yang sangat tidak baik. Produk hampir semua sebentar lagi pada naik saya katakan karena ini masalahnya global," ujarnya.



Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)