e-Commerce Dorong Ekspor Sejuta Produk Lokal

Alfi Kholidinuka - detikFinance
Kamis, 12 Mar 2020 18:43 WIB
Shopee
Foto: Alfi Kholisdinuka/detikcom
Jakarta -

Usai mengekspor lebih dari 5.000 produk lokal terkurasi Kreasi Nusantara di tahun 2019, platform e-commerce Shopee akan kembali memperluas pasar ekspornya di Asia Tenggara tahun 2020. Ini dilakukan untuk menciptakan kemandirian UMKM Indonesia agar pertumbuhan ekonominya meningkat.

Head of Public Policy and Government Relations Shopee Indonesia Radityo Triatmodjo pihaknya mendukung perkembangan dari UMKM dan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang sejalan dengan mandat dari Menteri Perdagangan Republik Indonesia dalam membidik nilai ekspor untuk tumbuh dua digit di tahun 2020 ini.

"Terkait hal ini kita sudah menyiapkan banyak infrastruktur untuk mendukung penjualan mereka (UMKM), mendukung ini tidak hanya logistiknya tapi juga lebih teknis lagi adalah di mana shipping price atau harga ongkos kirimnya ke negara seperti dari Indonesia ke Singapura, Malaysia itu dapat kompetitif," ujarnya di Kuningan Jakarta, Kamis (12/3/2020).

"Jadi ini yang kita harapkan kita lakukan dan alhamdulillah sampai saat ini sudah ada ratusan order di dua negara tersebut dari kurang lebih curated per unit 10 UMKM di Indonesia dan rencananya di tahun ini kita ingin meluaskan ke negara negara lainnya di mana Shopee berada," imbuhnya.

Radit menuturkan setelah sukses membidik pasar Malaysia dan Singapura, pasar ekspor berikutnya adalah ke empat negara lainnya di Asia Tenggara seperti Filipina, Taiwan, Thailand dan Vietnam. Namun, untuk sementara yang akan dimulai di ekspansi yaitu Filipina.

"Jadi kita berencana ke negara lainnya dan sekarang kita siapkan dan nantinya itu akan lebih memudahkan memandirikan para pedagang lokal, untuk penjualan di negara-negara di sekitar Asia Tenggara. Dengan ini juga kita berharap dapat menyiapkan setidaknya dari 5.000 produk ada di Singapura dan Malaysia itu kita ingin menampilkan sekitar lebih dari 1 juta produk akan ada di negara negara lainnya," jelasnya.

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga menyambut baik hal ini. Ia pun menekankan untuk terus berkolaborasi dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang baik. Mengingat sektor UMKM sendiri merupakan penggerak ekonomi Indonesia.

"Ekspor menjadi sorotan utama kami untuk dikembangkan sebagai bagian dari upaya dalam pertumbuhan ekonomi digital dan nilai ekspor Indonesia, dengan hadirnya program Kreasi Nusantara yang sejalan dengan visi Kementerian Perdagangan saat ini, kami sangat menyambut baik inisiatif Shopee dalam mendukung perkembangan UMKM dan pertumbuhan nilai ekspor melalui ekspansi jangkauan ekspor yang dilakukan di tahun 2020 ini," ungkapnya.

Sebagai informasi, Kreasi Nusantara merupakan kanal yang diluncurkan oleh Shopee sejak Februari 2018 dan didedikasikan khusus untuk memberikan sorotan bagi produk-produk lokal. Semenjak diluncurkannya program Kreasi Nusantara pertama kali dengan peningkatan transaksi harian UMKM sebesar 8 kali lipat melalui kanal 'Dari Lokal untuk Global'.

Selain itu, Program Kampus Shopee yang membina lebih dari 40,000 UMKM di Indonesia juga dituju sebagai wadah untuk menerapkan pendekatan literasi digital terhadap bisnis yang dijalankan dalam kanal Kreasi Nusantara.

Perluasan jangkauan ekspor yang diimplementasikan oleh Shopee di tahun 2020 ini memungkinkan Indonesia sebagai sumber produk-produk lokal hasil buatan para pelaku UMKM yang mumpuni dalam menjawab kebutuhan negara-negara terekspor ke depannya, dimulai dari kategori produk terfavorit seperti Fashion, Home & Living, hingga Beauty.

(prf/hns)