Fuad: Setahun Tidak Riil, Tim Ekonomi Bisa Divonis Gagal
Rabu, 07 Des 2005 14:43 WIB
Jakarta - Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier gagal masuk ke kabinet. Fuad Bawazier pun mengkiritisi komposisi tim ekonomi. Menurutnya, jika selama setahun tidak riil, maka tim ekonomi bisa divonis gagal.Demikian disampaikan oleh Fuad di sela-sela acara seminar di Departemen Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2005)."Kalau dalam setahun ini tim ekonomi tidak menunjukkan hasil yang nyata, saya rasa hasil positif di bidang lain tidak akan dirasakan oleh rakyat. Satu tahun tidak riil, saya kira tim ekonomi sudah bisa divonis gagal," tegasnya.Fuad menambahkan, saat ini jangan terpaku pada wacana membaiknya indeks saham, sebab hal itu merupakan tindakan latah. "Saya tidak mengatakan indeks saham tidak perlu, tapi ini bukan indeks ekonomi rakyat, dan hal itu tidak merepresentasikan apa-apa," imbuh dia.Menurut mantan pengurus teras Partai Amanat Nasional (PAN) ini, jika pemerintah prorakyat, maka pemerintah mesti membuat bank tani dan nelayan, serta bank perumahan rakyat.Fuad juga mencermati berbagai indikator perekonomian nasional yang cenderung memburuk, seperti inflasi yang makin tinggi, kurs rupiah yang melemah, suku bunga yang makin mencekik, pertumbuhan ekonomi yang tidak sesuai target, peningkatan pengangguran, angka kemiskinan yang meningkat tajam, ekspor yang melandai, tren investasi yang memburuk, serta cadangan devisa yang turun.Para wartawan pun sempat menanyakan soal tidak masuknya nama dia dalam kabinet, padahal sebelumnya santer disebut-sebut akan menjabat sebagai Menteri Negara Perumahan Rakyat. Namun Fuad enggan berkomentar. "Itu nggak pentinglah," elak dia.
(san/)











































