Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 17 Mar 2020 17:19 WIB

Dari Jual Bakso hingga Bengkel, Warga Bandung Dapat Omzet Rp 1 M

Nurcholis Ma - detikFinance
BRI Foto: BRI
Jakarta -

Nardi (41) tak menyangka usaha warung mie ayam dan bakso miliknya bisa berkembang pesat. Merintis dari satu warung mie ayam dan bakso sejak tahun 2020, kini Nardi memiliki tiga warung dan 2 penggilingan mie.

Nardi yang merupakan warga Kampung Cikawari, Desa Wangunharja, Lembang, Bandung Barat itu juga mengembangkan usahanya di sektor minimarket, isi ulang galon air mineral, isi ulang gas, bengkel las, dan rental mobil dengan empat armada. Kini ia memiliki omzet penjualan Rp 700 juta hingga Rp 1 miliar per bulan.

"Awal saya mendirikan usaha mendapat pinjaman dari BRI sebesar Rp 4 juta dan Alhamdulillah dengan pinjaman tersebut saya bisa memperbesar usaha hingga saat ini bisa mempekerjakan 14 orang," ujar Nardi dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3/2020).

Dari semula mendapat pinjaman Rp 4 juta di tahun 2002, saat ini jumlah pinjaman Nardi di BRI tercatat Rp 1,5 miliar. Nardi merupakan salah satu nasabah UMKM BRI yang berhasil "naik kelas".

Ia menceritakan bahwa selama 18 tahun menjadi nasabah, BRI tidak hanya memberikan bantuan permodalan semata, tetapi namun juga pendampingan dan edukasi. Sejak tahun 2016, Nardi juga memutuskan untuk menjadi Agen BRILink dan kini rata-rata transaksinya mencapai 100 transaksi per hari. Nardi berbagi resep atas kesuksesan yang dicapainya.

"Kuncinya yakni ulet dan terus mencoba hal baru sehingga peluang untuk sukses pun semakin besar," ujarnya.

"Mantri BRI mengajari saya hal dasar seperti manajemen keuangan, administrasi dan pencatatan serta networking yang sangat bermanfaat dalam mengembangkan usaha saya hingga saat ini," imbuh Nardi.

Sementara itu, Direktur Bisnis Mikro BRI Supari menjelaskan kenaikan kelas para pelaku UMKM merupakan salah satu strategi BRI untuk meningkatkan portofolio kredit UMKM mencapai 80% di tahun 2022.

"Selain memperluas pasar baru di segmen mikro, BRI juga memiliki strategi untuk menaikkan kelas, dari mikro menjadi kecil dan dari kecil menjadi menengah. Karena saat ini porsi usaha kecil dan menengah relatif lebih rendah dibandingkan segmen mikro," ujarnya.

Diungkapkannya, hingga akhir Desember 2019, Bank BRI tercatat berhasil menyalurkan pinjaman sebesar Rp 907,4 triliun, tumbuh 8,3% year on year. Dari total pinjaman tersebut, sebesar 79% di antaranya dinikmati oleh pelaku usaha UMKM di seluruh Indonesia.

"Berbagai inisiatif strategis sedang kami persiapkan untuk memacu produktivitas pertumbuhan, efisiensi sekaligus menciptakan model bisnis yang baru sehingga BRI dapat melayani lebih banyak lagi UMKM di Indonesia," pungkas Supari.



Simak Video "Teras BRI Kapal, Penjaga Kedaulatan Rupiah di Perbatasan"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com