Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 18 Mar 2020 14:17 WIB

Pedagang Minta Pemerintah Pantau Ketat Stok Pangan Jelang Puasa

Trio Hamdani - detikFinance
Jahe merupakan rempah-rempah yang diburu warga untuk menangkal virus corona. Kepopulerannya membuat harga jahe melambung hingga Rp 70 ribu di Pasar Kramat Jati. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) meminta pemerintah betul-betul memastikan kecukupan stok pangan hingga Lebaran di tengah perhatian yang sedang tertuju pada pandemi virus corona (Covid-19).

Wakil Ketua Umum DPP APPSI Sarman Simanjorang memahami adanya kepanikan dalam menghadapi epidemi virus corona yang mengancam kelangsungan roda perekonomian. Tapi kebutuhan pokok, khususnya pangan harus diperhatikan.

"Pemerintah jangan sampai lengah juga untuk mempersiapkan kebutuhan pokok pangan menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri 2020," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu (18/3/2020).

Khususnya di Jakarta, dia menjelaskan pasokan pangan hampir 98% didistribusikan dari luar Jakarta baik lokal maupun impor. Dalam situasi seperti ini, pemerintah pusat dan pemerintah provinsi DKI Jakarta harus cermat memperhitungkan, apalagi Jakarta merupakan tolok ukur stabilisasi harga pokok pangan di Indonesia.

"Daerah-daerah pemasok pokok pangan ke Jakarta seperti Jabar, Jateng, Jatim, Sumut dan daerah lainnya pasti juga akan melakukan perhitungan yang sangat hati-hati dengan mengutamakan kebutuhan daerahnya. Jika surplus baru akan di pasok ke Jakarta," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com