Kreditor Ternyata Belum Setujui Restrukturisasi Utang Garuda

Kreditor Ternyata Belum Setujui Restrukturisasi Utang Garuda

- detikFinance
Kamis, 08 Des 2005 12:15 WIB
Jakarta - Restrukturisasi utang Garuda ternyata belum disetujui oleh kreditor. Garuda baru sebatas memberikan proposal dan menjelaskan kondisi terakhir perseroan kepada kreditor.Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar di sela acara MoU dengan Diklat Departemen Perhubungan justru mengaku heran pernyataannya pada Rabu kemarin (7/12/2005) dilansir beberapa media sebagai persetujuan restrukturisasi dari kreditor."Restrukturisasi utang Garuda belum disetujui kreditor, karena kemarin itu kita baru kasih proposal dan menegaskan kondisi Garuda terakhir," kata Emir di Kantor Garuda, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (8/12/2005).Pihak Garuda memberikan proposal usulan restrukturisasi utang kepada pemegang surat utang atau Promissory Note Holder dalam pertemuan di Singapura pekan lalu.Pada prinsipnya, ungkap Emir, Garuda akan membayar bunga dulu sedangkan utang pokok diharapkan bisa ditunda.Utang pokok Garuda yang jatuh tempo pada akhir tahun ini mencapai US$ 48-50 juta. Sedangkan bunga yang akan dibayar oleh Garuda mencapai 4 persen per tahun. Garuda juga akan membayar utang kepada European Credit Agency (ECA) secara bulanan."Kita bayar bulanan karena pinjaman dari ECA itu dipakai untuk biaya sewa pesawat," tutur Emir.Dijelaskan, total utang Garuda sebesar US$ 800 juta dengan rincian ECA sebesar US$ 500 juta, Promissory Note Holder US$ 150 juta, serta kepada Bank Mandiri, Angkasa Pura I dan II sebesar US$ 150 juta.Untuk tahun 2006, Emir memprediksi Garuda mampu mencapai break even point (BEP). "Proyeksi tahun depan target kita BEP juga sudah bagus," katanya. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads