Bos Garuda Blak-blakan soal Dampak Ngeri Corona

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 21 Mar 2020 10:30 WIB
Dirut Garuda Irfan Setiaputra
Dirut Garuda Indonesia/Foto: Wirsad Hafiz / 20detik

Menurut Irfan penumpang dari Jakarta ke Singapura dan dari Jakarta ke Denpasar sempat meningkat. Hal ini membuat Irfan heran, di tengah wabah, namun banyak masyarakat yang justru bepergian.

"Mungkin banyak masyarakat Indonesia yang memutuskan berdiam di Singapura dengan alasan lain. Lalu ke Denpasar juga penuh, mungkin karena ada kebijakan belajar dari rumah, bekerja dari rumah sehingga sebagian keluarga memutuskan rumahnya di Denpasar," jelas dia.

Irfan menjelaskan masalah corona ini memang membuat seluruh maskapai di dunia akan sulit. Karena virus tak bisa diprediksi. Hal ini berpotensi membuat maskapai-maskapai bangkrut.


Namun, maskapai juga harus siap menghadapi bisnis yang terus berubah-ubah. Maskapai harus optimis dengan berbagai alasan.

"Maskapai harus melewati ini dengan survival mode, kita harus persiapkan itu," jelas dia.

Halaman

(kil/hns)