Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 27 Mar 2020 14:44 WIB

Pekerja Informal Singapura Digaji Rp 11 Juta/Bulan hingga Corona Reda

Soraya Novika - detikFinance
Situasi di Singapura Foto: Muhammad Idris/detikFinance
Jakarta -

Singapura menganggarkan setidaknya SG$ 1,2 miliar setara Rp 13,4 triliun (Kurs Rp 11.200/dolar Singapura) untuk pekerja di sektor informal demi menekan dampak ekonomi akibat virus corona.

Nantinya, para pekerja informal di Negeri Merlion itu akan menerima subsidi upah atau gaji senilai SG$ 1.000/bulan (Rp 11 juta/bulan) selama 9 bulan lamanya atau sampai pandemi ini mampu diredam.

"Selama beberapa minggu terakhir saya menerima banyak keluhan dari para serikat kerja. Mata pencaharian para pengusaha pun terdampak akibat ketidakpastian ekonomi saat ini," ujar Wakil Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Singapura, Heng Swee Keat dikutip dari The Straits Times, Jumat (27/3/2020).

Salah satu sektor informal yang bakal mendapat lebih banyak perhatian lewat paket stimulus ekonomi tersebut adalah sektor seni dan budaya. Sektor ini secara khusus akan menerima bantuan sebanyak SG$ 55 juta atau setara Rp 616 miliar.

"Kami akan memberikan dukungan tambahan kepada perusahaan-perusahaan besar dan kelompok-kelompok seni terkemuka yang merupakan bagian integral dari panggung seni kami yang dinamis," sambungnya.

Alasan sektor seni dan budaya ini menjadi prioritas lantaran sepanjang pandemi ini berlangsung, sektor tersebut menjadi sektor paling terpuruk dibanding sektor lainnya.

Banyak kelompok seni harus membatalkan atau menunda acara mereka akhir-akhir ini karena pandemi, salah satunya terjadi pada Festival Seni Internasional Singapura dan permainan The Finger Players Citizen X. Tak hanya itu, semua tempat hiburan, termasuk teater juga harus ditutup hingga 30 April 2020 mendatang.

Untuk itu, bantuan dana itu diberikan salah satunya untuk mengembangkan upaya digitalisasi konten agar semua program-program seni itu tetap berjalan. Dengan begitu, acara seni dan budaya seperti konser musik yang sudah diagendakan sebelumnya nanti bisa tetap berjalan meski diadakan secara virtual.

Untuk diketahui, beragam bantuan untuk sektor informal itu merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi kedua pemerintah Singapura. Baru-baru ini Heng mengumumkan bahwa Singapura akan menggelontorkan sebanyak SG$ 48 miliar atau setara Rp 537,6 triliun untuk memerangi virus corona.

Sebelumnya, Singapura juga telah mengeluarkan stimulus ekonomi pertama bernilai SG$ 6,4 miliar atau setara Rp 71,6 triliun. Akan tetapi, stimulus ekonomi pertama itu hanya dikhususkan untuk industri dan sektor kesehatan. Dengan demikian, stimulus ekonomi yang sudah dikeluarkan Negeri Merlion itu kini mencapai 11% dari total Produk Domestik Bruto (PDB) mereka.



Simak Video "Singapura Mulai Longgarkan Lockdown"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com