Kapan Badai Corona di Industri Penerbangan Bakal Berlalu?

Anisa Indraini - detikFinance
Minggu, 29 Mar 2020 20:01 WIB
Penampakan dalam Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Foto: Penampakan dalam Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Jakarta -

Industri penerbangan termasuk di Indonesia sedang 'sakit' imbas badai virus corona yang menerjang. Virus yang sudah jadi pandemi ini membuat lesunya bisnis maskapai karena beberapa perjalanan dibatasi bahkan sudah ada yang berhenti beroperasi.

Lalu, setelah virus corona reda di Indonesia apakah badai corona di industri penerbangan bakal berlalu?

Pengamat Penerbangan Gerry Soejatman menilai selama negara-negara lain masih terkena virus corona, industri penerbangan Indonesia tidak benar-benar pulih.

"Selama negara-negara lain masih terkena wabah juga, akan sulit untuk bisa memprediksi kapan wabah ini akan selesai," ujar Gerry kepada detikcom, Minggu (29/3/2020).

Sebelumnya, banyak ilmuwan yang memprediksi puncak corona di Indonesia ada pada akhir April-Mei 2020. Namun untuk membuat dampaknya menurun setelah puncaknya terjadi juga dinilai membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

"Untuk wabahnya menurun hingga tidak membahayakan, juga akan memakan waktu setelah puncak wabahnya tercapai," ucapnya.

Hal serupa juga dikatakan oleh Pengamat Penerbangan Alvin Lie. Berkaca dari China, walaupun virus corona sudah mereda dampak perekonomiannya belum pulih 100% karena negara-negara lain masih terdampak.

"(Bisa pulih) itu sampai kondisi darurat corona ini bisa diatasi bukan hanya di Indonesia tapi seluruh dunia. Kita melihat seperti China walaupun sudah mampu mengatasi (corona) tapi kegiatan ekonomi, kegiatan sosialnya belum pulih," katanya.



Simak Video "Kasus Aktif Covid-19 Indonesia di Bawah Rata-rata Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)