Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 30 Mar 2020 20:00 WIB

PNS Positif Corona Dapat Santunan dari Pemerintah

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
WHO menyatakan virus corona COVID-19 sebagai pandemi. Pasalnya virus corona telah menyebar ke ratusan negara di dunia, tak terkecuali Indonesia. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Instansi kementerian dan lembaga pemerintah diminta untuk mendata para pegawai negeri sipil terkait virus corona. Semua Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) harus melakukan pendataan dengan mengisi keterangan dalam sistem aplikasi kepegawaian.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan data ini akan dikumpulkan untuk memetakan dan memberikan hak pegawai, khususnya apabila ada pegawai yang terjangkit virus corona.

"Kami BKN akan kumpulkan data ini untuk memetakan dan juga menetapkan hak-hak kepegawaian kalau yang bersangkutan kena Covid-19," kata Bima dalam video conference yang digelar KemenPAN-RB, Senin (30/3/2020).

Bima menjelaskan bahwa pemerintah akan memberikan santunan apabila ada PNS yang masuk rumah sakit ataupun meninggal akibat virus corona.

"Mulai dari santunan rumah sakit maupun kalau meninggal, dengan data ini kami bisa tindak lanjut Covid-19," ujar Bima.

Bima mengatakan pihaknya akan mensosialisasikan hal ini ke semua instansi kementerian dan lembaga. Pihaknya ingin memastikan hak-hak kepegawaian tetap diterima para PNS yang terkena virus corona.

"Kami akan sosialisasikan terus di media daring, sehingga bisa bergerak bersama untuk jaga teman PNS yang terkena Covid-19 untuk dapat hak-hak pegawai," jelas Bima.



Simak Video "BKN: Banyak PNS di DKI yang Terpapar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com