PNS Kerja dari Rumah Diperpanjang hingga 21 April 2020

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 31 Mar 2020 04:59 WIB
Pemandangan gedung bertingkat di Jakarta, Jumat (3/5/2019). Pertumbuhan gedung tinggi di Jakarta terus meningkat. Menurut data The Skyscraper Center, jumlah gedung bertingkat di ibu kota Jakarta saat ini mencapai 382 gedung. Sebagian besar atau 42 persen dari gedung-gedung pencakar langit memiliki ketinggian di atas 150 meter umumnya digunakan untuk perkantoran.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Pemerintah memperpanjang program bekerja dari rumah yang dilakukan para pegawai negeri sipil. PNS akan bekerja di rumah hingga 21 April 2020.

Keputusan ini tercantum dalam Surat Edaran no 34 tahun 2020. Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Dwi Wahyu Atmaji mengatakan kebijakan ini sedianya dilakukan hingga 1 Maret namun diperpanjang melihat perkembangan situasi.

"Kami memperpanjang kebijakan work from home. Awalnya sampai 1 Maret, diperpanjang hingga 21 April 2020, nanti akan dievaluasi lagi sesuai perkembangan situasi," kata Dwi saat melakukan video conference, Senin (30/3/2020).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo menegaskan program kerja dari rumah alias work from home (WFH) bukan hari libur untuk para pegawai negeri sipil. PNS diminta untuk tetap bekerja.

Tjahjo menekankan agar semua kesekretariatan kementerian dan lembaga lebih intens mengawasi dan memonitor para PNS yang kerja dari rumah.

"Jadi 3 minggu ke depan pada intinya tidak ada libur, semua PNS tetap kerja! Kami minta semua Sekjen, Sestama, Sesmen, dan seluruh Sekda Pemerintah Daerah untuk awasi dan monitor semua ASN yang bekerja dari rumah," tegas Tjahjo.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana juga menegaskan PNS harus tetap bekerja meski di rumah. Bima juga meminta PNS rutin memberikan bukti kinerjanya ke atasan.

"WFH itu bukan libur, tapi tetap bekerja. PNS tetap harus patuhi aturan kerja dan menyertakan bukti kinerjanya. Ini akan dihitung dalam sistem kerja pegawai yang ditetapkan tiap bulan ataupun tahunan," kata Bima dalam kesempatan yang sama.

Selain itu, PNS juga diminta untuk membuat jadwal rencana kerja dan penyampaian kerja harian. Bima juga menegaskan PNS harus rutin memberikan keterangan lokasi kepada atasannya.


"PNS juga diminta membuat jadwal rencana kerja dan penyampaian kerja harian. Selain itu harus memberikan keterangan posisi lokasi diri ke atasan langsungnya," ujar Bima.

Meski waktu kerja dari rumah masih panjang, PNS dilarang untuk melakukan mudik. Kenapa dilarang?

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Tips Google Supaya Kerja dari Rumah Selama Pandemi Bisa Efektif!"
[Gambas:Video 20detik]