Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 31 Mar 2020 17:20 WIB

Deretan Diskon Pajak yang Disiapkan Jokowi Redam Corona

Danang Sugianto - detikFinance
Presiden Jokowi di RS Darurat Penanganan COVID-19. Foto: Muclis Jr/Biro Pers Setpres
Jakarta -

Pemerintah telah menyiapkan berbagai program, kebijakan hingga relaksasi untuk menangani dampak ekonomi yang ditimbulkan dari wabah COVID-19. Salah satu yang disiapkan adalah sederet insentif pajak.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, relaksasi pajak merupakan bagian dari upaya menyelamatkan ekonomi Indonesia setelah berperang dengan wabah COVID-19.

"Prioritas ketiga adalah penyiapan anggaran untuk dunia usaha dalam rangka pemulihan ekonomi," ujarnya dalam konferensi pers secara online, Selasa (31/3/2020).

Jokowi pun menjelaskan beberapa insentif pajak yang sudah disiapkan. Salah satunya pembebasan pemotongan pajak gaji (PPh) dari pekerja industri pengolahan selama 6 bulan.

Berikut deretan insentif pajak untuk meredam dampak virus corona:

- PPH 21 untuk pekerja sektor industri pengolahan dengan penghasilan maksimal 200 juta setahun. Pajak itu ditanggung pemerintah 100 %.

- Pembebasan PPH Impor untuk 19 sektor tertentu, Wajib Pajak Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) dan wajib Pajak KITE Industri Kecil Menengah.

- Pengurangan PPH 25 sebesar 30% untuk sektor tertentu Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) dan wajib Pajak KITE Industri Kecil Menengah

- Restitusi PPN dipercepat bagi 19 sektor tertentu untuk menjaga likuiditas pelaku usaha.

- Penundaan pembayaran pokok dan bunga untuk semua skema KUR yang terdampak COVID-19 selama 6 bulan.

- Penurunan tarif PPh Badan menjadi 22% untuk tahun 2020 dan 2021 serta menjadi 20% mulai tahun 2022.



Simak Video "Perkuat Daya Beli, Jokowi Harap Bansos Jangkau 55% Penduduk"
[Gambas:Video 20detik]
(das/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com