Instansi Harus Usulkan Status Tewas Bagi PNS yang Wafat Tangani Corona

Soraya Novika - detikFinance
Rabu, 01 Apr 2020 21:30 WIB
Virus corona: Kisah para detektif yang melacak kasus virus corona di Singapura
Ilustrasi Corona
Jakarta -

Badan Kepegawaian Negara (BKN) meminta instansi pemerintah segera mengusulkan atau memberi data status tewas jika di lingkungannya terdapat PNS yang meninggal dunia karena terpapar virus corona tersebut.

BKN akan melakukan verifikasi untuk menentukan status kepegawaian PNS yang bersangkutan. BKN mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2015 tentang Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian Bagi Pegawai ASN, dan Peraturan Kepala BKN Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pedoman Kriteria Penetapan Kecelakaan Kerja, Cacat, dan Penyakit Akibat Kerja serta Kriteria Penetapan Tewas Bagi PNS.

Sejumlah langkah teknis penetapan status tewas bagi PNS ini meliputi:

Pertama, BKN akan berkoordinasi dengan masing-masing Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) instansi dan mendorong mereka untuk menyampaikan surat usul penetapan tewas bagi PNS di lingkungan instansinya yang meninggal dalam/karena bertugas penanganan Covid-19 kepada BKN.

Kedua, BKN akan memverifikasi dan memvalidasi usul tewas yang disampaikan Instansi sesuai dengan kriteria dan prosedur teknis yang ditetapkan dalam Perka BKN Nomor 5 Tahun 2016.

Ketiga, berdasarkan hasil tersebut BKN akan memberikan rekomendasi 'Memenuhi/Tidak Memenuhi Kriteria Tewas'.

Sesuai PP 70 Tahun 2015, ASN yang dinyatakan 'Tewas' akan mendapatkan hak-hak kepegawaian berupa santunan kematian yang terdiri dari santunan sekaligus, uang duka wafat, biaya pemakaman, dan bantuan beasiswa yang diberikan kepada ahli waris.

Selain itu sesuai dengan PP Nomor 99 Tahun 2000 jo PP Nomor 12 tahun 2002, Pegawai Negeri Sipil yang dinyatakan 'Tewas', diberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat anumerta setingkat lebih tinggi.

Untuk memperlancar proses verifikasi itu, instansi pemerintah diminta menyampaikan usulan status tewas bagi ASN melalui email: dit.skk@bkn.go.id



Simak Video "Oknum PNS Bintan Diduga Berbuat Mesum di Dalam Mobil"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)