Duh! Ekonomi RI Bisa Minus Gara-gara Corona

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 02 Apr 2020 06:01 WIB
Pembangunan gedung bertingkat di Jakarta tak pernah henti. Namun hal itu berbanding terbalik dengan keberadaan ruang terbuka hijau yang minim di ibu kota.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Ekonomi Indonesia dipastikan ikut terpapar virus corona atau COVID-19. Roda perekonomian RI diprediksi terseok-seok tahun ini, bahkan bisa mengalami kontraksi sangat dalam.

Proyeksi buruk ini bukan hanya didengungkan oleh para pakar ekonomi, tapi juga pengusaha hingga pemerintah. Ya, pemerintah sendiri punya forward looking yang tentang ekonomi Indonesia yang bisa bikin kepala pening.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, KSSK (Komite Stabilitas Sektor Keuangan) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terburuk bisa mencapai minus 0,4%. KSSK sendiri berisikan Menteri Keuangan, Gubernur BI, Ketua Dewan Komisioner OJK dan LPS.

"Pertumbuhan ekonomi kita perkirakan berdasarkan perkiraan BI, OJK dan LPS, kita perkirakan akan turun ke 2,3%, bahkan yang terburuk bisa negatif 0,4%," tuturnya dalam video conference, Rabu (1/4/2020).

Sri Mulyani menjelaskan, wabah COVID-19 mampu menyebabkan penurunan kegiatan ekonomi. Lalu ujungnya juga berpotensi menekan lembaga keuangan.

Namun proyeksi ini ditekankan hanya sebuah forward looking. Pemerintah akan melalukan berbagai cara untuk mencegah hal itu terjadi.

Prediksi pertumbuhan ekonomi 2,3% hingga -0,4% itu berdasarkan proyeksi beberapa komponen PDB pengeluaran yang juga menurun. Konsumsi rumah tangga diproyeksikan dalam kondisi berat 3,22% dan yang sangat berat 1,6%.

Lalu konsumsi LNPRT (lembaga non-profit yang melayani rumah tangga) diproyeksikan pertumbuhannya -1,78% dalam kondisi berat dan kondisi sangat beratnya 1,91%.

Pertumbuhan konsumsi pemerintah diperkirakan meningkat, yakni dalam kondisi berat 6,83% dan sangat berat 3,73%. Hal itu lantaran besarnya stimulus yang disiapkan pemerintah untuk menangani COVID-19.


Sementara PMTB atau investasi pertumbuhannya yang terburuk hanya 1,12%, dan yang kondisi sangat beratnya bisa -4,22%. Begitu juga dengan ekspor yang pertumbuhannya diperkirakan kontraksi -14% sampai -15,6% dan ekspor diproyeksikan -14,5% hingga -16,65%.

Pengusaha juga punya pandangan yang sama. Prediksi pengusaha tentang ekonomi RI ada di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "2.300 Polisi Disiplinkan Masyarakat Cegah Corona di Makassar"
[Gambas:Video 20detik]