Terparah Dalam 1 Dekade, Pengangguran AS Tembus 10 Juta Jiwa

Soraya Novika - detikFinance
Jumat, 03 Apr 2020 11:29 WIB
Bendera Amerika Serikat AS
Foto: Dok. Anadolu Agency
Jakarta -

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan sepanjang pekan lalu jumlah klaim tunjangan pengangguran di Negeri Paman Sam itu mencapai 6,6 juta. Pekan sebelumnya, jumlah klaim pengangguran di AS mencapai 3,3 juta. Sehingga bila ditotal, jumlah pengangguran di AS kini sudah mencapai 10 juta jiwa. Lagi-lagi, hanya dalam 1 minggu, AS kembali memecahkan rekor.

Sebelum ini, rekor klaim pengangguran hanya sebesar 695.000 dalam sepekan di tahun 1982. Bahkan saat resesi pada 2008 jumlah klaim masih belum memecahkan rekor tersebut yakni sebanyak 665.000 dalam sepekan.

Tak hanya memecah rekor klaim pengangguran mingguan saja, jumlah pengangguran di AS pada Maret 2020 ini bahkan disebut-sebut rekor pengangguran bulanan terbanyak dalam 1 dekade terakhir.

Melihat data tersebut, para ekonom meyakini bulan April akan menjadi lebih parah lagi dari sebelumnya.

"Pesan utamanya adalah bahwa kondisi pasar tenaga kerja mulai terpuruk sejak Maret lalu, dengan laporan dua minggu terakhir lalu, kita tahu bahwa bulan April akan menjadi bencana bagi pasar tenaga kerja. Bulan ini, mungkin akan terjadi peningkatan jumlah pengangguran hingga 10% dari jumlah bulan Maret kemarin," ujar Kepala Ekonom dari Barclays, Michael Gapen dikutip dari CNBC International, Jumat (3/4/2020).

Klaim pengangguran diperkirakan akan meningkat menjadi 3,8% dari level sebelumnya di bulan Februari yang sebesar 3,5% dari total penduduk AS.

"Ini menandai akhir dari ekspansi terpanjang dalam sejarah AS," tutup Gapen.



Simak Video "Imbas Corona, Pengangguran Diprediksi Bertambah 5,23 Juta Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)