Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 03 Apr 2020 15:45 WIB

Erick Lapor Skenario Terburuk ke DPR: Dolar AS Bisa Rp 20.000

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Erick Thohir Foto: Lisye/detikcom
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan proyeksi perekonomian nasional di tengah wabah virus corona. Erick mengatakan, berdasarkan data dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Keuangan ada dua dua skenario yakni berat dan sangat berat.

Erick menyebutkan, pemerintah mulanya menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini sebesar 5,3%. Namun, adanya virus corona membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia turun tajam, di mana untuk skenario berat yakni tumbuh 2,3%.

Kemudian, skenario sangat berat yakni pertumbuhan ekonomi tumbuh -0,4%.

"Skenario berat saat ini pertumbuhan diprediksi 2,3%, bahkan akan turun akan jauh sangat berat -0,4%," katanya dalam rapat kerja online, Jumat (3/4/2020).

Bukan hanya itu, Erick juga menyampaikan proyek nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) yang diperkirakan dalam skenario berat mencapai Rp 17.500. Kemudian, untuk skenario sangat berat sampai Rp 20.000.

Selanjutnya, inflasi mencapai 3,9% dalam skenario berat dan 5,1% pada skenario sangat berat.

"Nilai tukar rupiah juga melemah menjadi Rp 17.500, sangat berat Rp 20.000. Inflasi 3,9% berat, sangat berat 5,1%," tutupnya.



Simak Video "Erick Thohir Buka-bukaan Rencana Rombak Sarinah"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com