Jutaan Orang Diam di Rumah, Penjualan Video Games Meroket!

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 03 Apr 2020 16:21 WIB
Animal Crossing
Foto: Instagram @animalcrossing_world
Jakarta -

Imbauan pemerintah untuk tetap di rumah membuat sebagian perusahaan video game untung besar selama pandemi corona. Kini banyak orang mengalihkan rasa bosan dan menghibur diri dengan bermain game.

Game asal Jepang, Nintendo Switch edisi Animal Crossing: New Horizons yang dirilis pada 20 Maret lalu sudah terjual lebih dari 1,8 juta dalam waktu 3 hari di Jepang. Sementara, di Inggris Nintendo Switch terjual banyak dalam seminggu pertama.

Animal Crossing bukan satu-satunya serial game yang digemari oleh para penggemar game. Ada Doom Eternal yang diluncurkan pada 20 Maret kemarin menjadi game terlaris selama sepekan.

Selain itu, Activision Blizzard dan, Call of Duty: Warzone yang dapat dimainkan secara gratis, kini sudah menarik 30 juta pemain setelah peluncurannya 10 Maret lalu.

Melansir dari CNBC, Kamis (3/4/2020), Direktur riset game Ampere Analysis, Piers Harding-Rolls, mangatakan game online kemungkinan juga mengalami peningkatan selama pandemi corona.

Analis senior Niko Partners, Daniel Ahmad, mengungkapan tidak terlalu terkejut dengan lonjakan minat video game. Corona akhirnya membantu tingkatkan penjualan video game untuk menghibur orang selama masa karantina.

Krisis ekonomi global akibat virus corona menimbulkan kekhawatiran di semua sektor industri beberapa minggu terakhir. Sektor video game tampaknya dapat melewati krisis pandemi ini.


Seperti, ETF Gaming dan Esports VanEck misalnya sahamnya naik 2% pada awal tahun ini.

Namun tak banyak, masih ada perusahaan gaming yang masih mengalami penurunan. ETFMG Video Game Tech ETF telah jatuh hanya sekitar 5%. Selain itu, ada Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 mencatat kuartal terburuk pertama mereka, masing-masing kehilangan 23,2% dan 20% saham mereka.

Dampak penjualan video game secara keseluruhan juga masih dapat berubah sewaktu-waktu selama pandemi corona.



Simak Video "Kasus Corona di RI Melonjak, 4 September Tambah 3.269"
[Gambas:Video 20detik]
(ang/ang)