Penjelasan Luhut soal Jokowi Tak Larang Mudik

Hendra Kusuma - detikFinance
Jumat, 03 Apr 2020 17:07 WIB
Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan  di  Jakarta, Kamis (26/5/2016).
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan tidak melarang mudik Lebaran tahun ini. Meskipun jika dilakukan ada konsekuensi yang harus ditanggung para pemudik yaitu berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Lalu apa alasan Jokowi memperbolehkan mudik di tengah wabah COVID-19?

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan alasan mengapa pemerintah masih memperbolehkan masyarakat mudik saat Lebaran tahun 2020.

"Pertimbangan utama bahwa orang kalau dilarang tetap mudik saja," kata Luhut usai ratas mengenai persiapan menghadapi ramadan dan Idul Fitri 1441 H/2020 secara virtual, Jakarta, Kamis (2/4/2020).

Meski masih membolehkan masyarakat pulang kampung, Luhut yang juga menjabat sebagai Plt Menteri Perhubungan mengimbau masyarakat untuk tetap tidak mudik di tengah pandemi virus corona (COVID-19). Pasalnya, besar kemungkinan masyarakat yang berada di kota membawa virus ke kampung halamannya.

Agar masyarakat tidak mudik, pemerintah akan memberikan bantuan sosial (bansos) khusus. Bantuan perlindungan sosial ini bisa dimanfaatkan untuk bertahan selama musim mudik Lebaran.

"Kita tidak mau itu, kita anjurkan tidak mudik karena tidak mudik ada kompensasinya," jelasnya.



Simak Video "Luhut: Laju Penyebaran Covid-19 Menurun 7 Hari Terakhir"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/das)