Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 04 Apr 2020 14:19 WIB

Badai PHK Melanda AS Gara-gara Serangan Corona

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Amerika Serikat mencatat 1.169 kematian pasien COVID-19 dalam waktu 24 jam terakhir sejak pandemi corona dimulai. Kondisi Amerika Serikat di tengah badai corona/Foto: AP Photo
FOKUS BERITA Corona Berujung PHK
Jakarta -

Badai PHK mulai melanda Amerika Serikat (AS). Pada Maret saja tercatat ada 701.000 pekerja yang di-PHK sebagai respons penyebaran wabah corona yang menyebabkan pabrik dan bisnis berguguran.

Berdasarkan laporan Departemen Tenaga Kerja AS disebutkan ekonomi AS memang terguncang akibat penyebaran virus tersebut. Pemerintah melakukan survei bisnis dan rumah tangga sebelum dilakukan karantina wilayah yang menyebabkan jutaan orang kehilangan pekerjaan.

Komisioner Biro Statistik Tenaga Kerja, William Beach mengungkapkan memang proses pengumpulan data untuk laporan ketenagakerjaan juga terdampak oleh virus corona.

"Namun kami masih bisa melakukan survei dengan akurat dan andal," kata Beach dikutip dari Reuters, Sabtu (4/4/2020).

Dia mengungkapkan, dari data tersebut juga muncul penurunan pendapatan yang paling signifikan sejak 2009 lalu. Hal ini berasal dari industri hotel dan hiburan, makanan sampai minuman.


Penurunan pendapatan juga terjadi dalam segmen kesehatan, perdagangan ritel hingga konstruksi.

Dia menyebut, pada April ini penurunan masih akan terjadi diprediksi hingga 20 juta orang dari pekerjaan yang berbeda.

Kepala ekonomi Naroff Economics Joel Naroff mengungkapkan saat ini yang terlihat hanya gunung es. Di bawahnya justru banyak masalah yang tak terlihat.

Penyebaran covid 19 memang membuat ekonomi AS morat-marit. Tercermin dari merosotnya saham Wall Street, penguatan dolar AS. Hal ini disebut karena penanganan pemerintahan Trump terhadap kesehatan masyarakat dinilai tak serius pada fase awal.

Padahal sebelumnya, Federal Reserve telah melakukan tindakan untuk membantu perusahaan-perusahaan dalam menangani virus.

Saat ini AS memiliki jumlah kasus Covid 19 yang tertinggi dengan lebih dari 243.000 orang terinfeksi dan 6.000 orang yang meninggal.



Simak Video "Gegara Corona, Ramayana Depok PHK 87 Karyawannya"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/hns)
FOKUS BERITA Corona Berujung PHK
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com