Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 07 Apr 2020 10:23 WIB

Jokowi Minta Bansos Dibeli dari Pedagang, Antarnya Pakai Ojek

Danang Sugianto - detikFinance
Presiden Jokowi Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Setpres
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar program jaring pengaman sosial bisa dilakukan seefisien mungkin. Jokowi juga minta dalam pelaksanaannya melibatkan pedagang sembako hingga tukang ojek.

Jaring pengaman sosial ini dipersiapkan dengan anggaran Rp 110 triliun. Tujuan utamanya untuk mengatasi dampak sosial dan ekonomi dari penyebaran wabah Covid-19.

"Kita pemerintah telah menyiapkan dana sekitar Rp 110 triliun yang dialokasikan untuk jaring pengaman sosial bagi masyarakat lapisan bawah agar tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok dan berbelanja untuk menjaga daya beli," tuturnya saat membuka rapat terbatas secara online, Selasa (7/4/2020).

Lantaran begitu dibutuhkan oleh masyarakat, Jokowi menekankan 3 hal dalam penerapan jaring pengaman sosial. Pertama pelaksanaannya dilakukan tepat sasaran.

"Pelaksanaan benar-benar tepat sasaran. Data saya dari kelompok-kelompok penerima manfaat, saya ingin by address sehingga tepat dan akurat melibatkan RT/RW dan pemerintah desa dan pemerintah daerah. Sehingga betul-betul bantuan ini bisa tepat," tegasnya.

Kedua, Jokowi ingin agar penyalurannya secepat mungkin dilakukan. Sebab dampak wabah Covid-19 sudah mulai dirasakan oleh masyarakat.

Ketiga, dia meminta mekanisme penyalurannya dibuat seefisien mungkin. Dia tak ingin ada hal yang berbelit-belit dalam pelaksanaannya.

"Gunakan cara-cara praktis dan tidak berbelit-belit dan tidak menyulitkan masyarakat," tambahnya.

Jokowi juga meminta agar mekanisme pelaksanaan penyaluran bantuan melibatkan pedagang-pedagang UMKM untuk membeli kebutuhan sembako, serta melibatkan transportasi ojek untuk pengirimannya.

"Rancang agar melibatkan sektor UMKM, pedagang sembako di pasar, jasa transportasi ojek. Sehingga bisa menggerakkan, mengikutsertakan usaha-usaha di bawah dan bersama-sama dengan kita juga dan ekonomi di bawah ikut bergerak," tutupnya

Jaring pengaman sosial ini berisi beberapa program bantuan seperti perluasan Program Keluarga Harapan (PKH), penambahan Kartu Sembako, hingga listrik gratis untuk pelanggan 450VA serta diskon 50% untuk pelanggan 900VA.



Simak Video "Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi 2020 Akan Terkoreksi Tajam"
[Gambas:Video 20detik]
(das/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com