Ekonomi Diramal Ambles Imbas Corona, Kapan Bisa Pulih?

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 07 Apr 2020 12:35 WIB
Dampak Corona ke Ekonomi
Foto: Dampak Corona ke Ekonomi (Tim Infografis Fuad Hasim)
Jakarta -

Lembaga penelitian The ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO) meyakini ekonomi kawasan ASEAN+3 (ASEAN+ China, Jepang, dan Korea) akan mulai pulih memasuki tahun 2021 mendatang. Pemulihan ini bakal mulai dirasakan sejak kuartal II-2020, di mana pertumbuhan ekonomi kawasan secara menyeluruh akan naik menjadi 1,7% dari pertumbuhan kuartal sebelumnya yang jatuh menjadi -4,8%.

"Tentu saja akan terjadi pemulihan di tahun berikutnya, dimulai dari kuartal II-2020 ini," ujar Kepala Ekonom AMRO Hoe Ee Khor dalam konferensi pers virtual, Selasa (7/4/2020).

Memasuki tahun 2021, ekonomi kawasan ini diramal akan tumbuh pesat hingga 5,5% dan kawasan ASEAN saja akan tumbuh rata-rata 5,2% pada 2021.

"Negara-negara ASEAN mengalami lonjakan penyebaran virus corona dan pemerintah di sana langsung mengambil kebijakan-kebijakan yang cukuo ketat, termasuk lockdown untuk mengatasi wabah, serta mengadopsi paket stimulus ekonomi dengan jumlah yang besar untuk mendukung ekonomi masyarakat mereka, ini diharapkan membantu untuk bangkit di 2021," pungkasnya.

Berikut proyeksi pertumbuhan ekonomi masing-masing negara ASEAN+3 sepanjang 2021 mendatang :

1. China tumbuh hingga 6,5%
2. Jepang tumbuh 2,5%
3. Korea tumbuh 3,2%
4. ASEAN-5 (Malaysia, Indonesia, Filipina, Singapura dan Thailand) tumbuh 4,9%
5. ASEAN-5 dan Brunei Darussalam tumbuh 4,9%
6. ASEAN-4 (Indonesia, Malaysia, Filipina dan Thailand) dan Vietnam tumbuh 5,3%
7. CLMV (Kamboja, Laos, Myanmar dan Vietnam) tumbuh 6,9%
8. Hongkong dan Singapura tumbuh 2,5%



Simak Video "Erick Thohir Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Pulih 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)