Alat Tes Corona dari Swiss Tiba di RI, Kapan Bisa Dipakai?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 08 Apr 2020 13:12 WIB
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Foto: Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Jakarta -

Kementerian BUMN baru saja mendatangkan alat tes kilat untuk mendeteksi virus corona dengan metode polymerase chain reaction (PCR). Alat-alat ini diboyong langsung dari Swiss, dan mampu melakukan tes hingga 10 ribu kali per hari.

Kapan alat ini akan bisa digunakan? Staf khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyatakan untuk di Jakarta sendiri alat ini akan bisa digunakan paling lambat minggu depan karena proses pemasangannya cukup memakan waktu.

"Di Jakarta mudah-mudahan minggu depan bisa di-install, karena ini butuh proses teknikal dan pembangunan yang cukup harus terjaga, karena biar virus nggak tersebar," ungkap Arya lewat rilis video BNPB, Rabu (8/4/2020).

Arya juga mengatakan sudah ada satu rumah sakit di Jakarta yang mulai melakukan proses pemasangan alat ini. Sekitar dua hari lalu, Menteri BUMN Erick Thohir sudah meninjau rumah sakit tersebut.

"Sudah mulai di-install juga di salah satu rumah sakit di Jakarta, dua hari lalu pak Erick Thohir ngecek," kata Arya.


Alat ini juga akan didistribusikan ke berbagai ke daerah. Paling lambat prosesnya alat ini bisa digunakan di daerah sekitar dua minggu ke depan.

"Di daerah akan dikirim secepatnya dalam tempo dua minggu, diharapkan rumah sakit di daerah itu punya tempat negative pressure. Maka alat tersebut bisa digunakan," jelas Arya.

Arya menjelaskan alat-alat ini akan disebar ke banyak provinsi di Indonesia. Selain Jakarta, mulai dari Jawa Barat, hingga ke Papua akan mendapatkan fasilitas ini juga.

"Alat ini akan disebar ke beberapa provinsi, ada di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Papua," papar Arya.

Indonesia berhasil mendapatkan dua unit alat MagNa Pure 96 dan 18 unit alat LightCycler, produksi Roche Holding AG. Bila semua alat ini sudah terpasang, dalam sehari mampu melakukan maksimal 10 ribu tes untuk mendeteksi virus Corona.



Simak Video "Per Hari Ini Kasus Covid-19 di RI Tambah 5.272 Kasus"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)