Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 08 Apr 2020 21:43 WIB

Jelang Ramadhan Harga Gula Naik, Mentan Pantau Stok di Pabrik

Angga Laraspati - detikFinance
Kementan Foto: Kementan
Jakarta -

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meninjau pabrik gula PT Angels Products di Cilegon guna mengecek ketersediaan tetap aman di masa pandemi corona dan menghadapi bulan puasa maupun hari raya Idul Fitri. Lebih khusus, Syahrul mengatakan beberapa industri memang menerima penugasan untuk menyikapi sesegera mungkin terkait kelangkaan gula.

"Kami sudah memastikan ketersediaan stok gula khususnya gula yang memang menjadi penugasan pemerintah kepada beberapa industri di dalam mengambil sebuah sikap cepat agar kelangkaan gula yang ada dapat diatasi sesegera mungkin sesuai dengan perintah Bapak Presiden," kata Syahrul dalam keterangan tertulis, Rabu (8/4/2020).

Berdasarkan Permendag nomor 7/2020 tentang harga acuan, harga eceran tertinggi (HET) gula yakni Rp 12.500 per kg. Namun saat ini harga di pasar Rp 18.000 hingga Rp 20.000 per kg.

Oleh karena itu, Syahrul menegaskan pihaknya bersinergi dengan kementerian terkait dan kepolisian secepatnya menstabilkan harga. Kesiapan dalam negeri terus diupayakan serta impor dari negara lain yang diharapkan dapat segera masuk termasuk upaya yang dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam menangani isu kelangkaan.

"Intinya bulan Puasa maupun Lebaran nanti, Insyaallah tidak ada hal yang perlu menjadi kekhawatiran kita bahkan tidak hanya di Jabodetabek saja namun di seluruh Indonesia," terang Syahrul.

"Dalam menjaga kestabilan distribusi pangan, Kementan bersama satgas pangan dari POLRI terus berupaya untuk kelancaran dan kemudahan akses pangan," sambungnya.

Bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin), lanjut Syahrul, pemerintah kini mempersiapkan kebutuhan sebanyak 250 ribu ton sudah siap diguyur ke pasar agar harga gula stabil.

"Kendali terhadap bahan baku gula pasir maupun gula putih kita sudah siapkan dan kita tidak bergantung dengan impor ke negara lain yang kita harapkan segera masuk," terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim), Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan terkait gula, Kabareskrim bersama dengan Kementan, Kementerian Perdagangan serta Kementerian Perindustrian setiap hari melakukan evalusi terkait gula. Antara lain gula dari petani dan gula yang masuk ke tanah air baik yang bersumber gula kristal putih maupun penugasan untuk gula rafinasi yang kemudian akan diarahkan ke masyarakat.

"Dari evaluasi tersebut kita bisa menghitung berapa ketersediaan gula yang ada di masyarakat seperti hari ini kita sudah cek bahwa ketersediaan gula di Jabodetabek melebihi kebutuhan gula," kata Sigit.

Lebih lanjut Sigit menegaskan pihaknya tidak main-main dalam pengawasan ketersediaan dan distribusi pangan, apalagi di masa wabah corona dan bulan Ramadhan nanti. Terbukti, saat ini sudah ada 15 kasus yang sedang ditangani Bareskrim terkait penimbunan pangan.

"Satgas pangan juga selalu melakukan pemantauan harga pangan jika harga melebihi harga pasaran maka kita akan telusuri dan kita beri sanksi yang tegas jika ada terjadi penimbunan," tegas Sigit.

"Kita tiap hari bergerak untuk melakukan kontrol serta kita langsung evaluasi jadi saya harapkan dalam waktu dekat harga di masyarakat kembali normal karena ketersediaan pangan dalam jumlah mencukupi," ucapnya.



Simak Video "Stabilkan Harga, 250 Ribu Ton Gula Digelontorkan ke Pasar"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com