Ramayana Depok Tutup, 87 Karyawan Kena PHK

Vadhia Lidyana - detikFinance
Kamis, 09 Apr 2020 05:01 WIB
Ramayana Department Store
Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Jakarta -

Ramayana City Plaza Depok, Jawa Barat, sudah menutup operasionalnya sejak Senin (6/4). Akibatnya, semua karyawan di gerai tersebut yang jumlahnya 87 orang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Semua karyawan 87 orang sudah kita PHK dan diproses sesuai ketentuan," ungkap Store Manager Ramayana City Plaza Depok M Nukmal Amdar kepada detikcom, Rabu (8/4/2020).

Dengan demikian, gerai Ramayana Depok saat ini ditutup permanen. Namun dia bilang tidak menutup kemungkinan akan dibuka kembali, tergantung kebijakan dari manajemen pusat.

"Kita tutup operasional artinya permanen. Tapi tidak menutup kemungkinan ke depan jika kondisi memungkinkan bisa ada harapan lebih baik. Ya mungkin arah manajemen kita nggak tahu seperti apa ke depan," katanya.

Nukmal menjelaskan, penyebab tutupnya Ramayana Depok dan juga keputusan PHK atas semua karyawan sebab tak sanggup menanggung biaya operasional. Ia menguraikan, sejak virus Corona dikonfirmasi merambah Indonesia yakni pada awal Maret lalu, penjualan toko tersebut berangsur menurun, bahkan hingga 80%.


"Semenjak bulan Maret, sudah penurunan sampai 40%. Itu kan kita masih bagus di awal sebelum penemuan COVID-19 pertama di Indonesia kita masih stabil di situ. Tapi begitu berjalannya dengan protokol pemerintah akhirnya sudah tidak bisa lagi. Terakhir kondisi tren penjualan menurun sampai 80% jadi tidak memungkinkan lagi untuk melanjutkan operasional," terang Nukmal.

Lantas, bagaimana nasib karyawan yang jadi korban PHK?

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Gojek Beri Paket Pesangon ke 430 Karyawan yang Kena PHK"
[Gambas:Video 20detik]