Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 10 Apr 2020 15:15 WIB

Terhambat Lockdown, Impor Daging Kerbau India Bisa Gagal?

Vadhia Lidyana - detikFinance
Ini Penampakan Daging Kerbau India yang Diimpor Bulog Foto: Dokumen Bulog
Jakarta -

Proses impor daging kerbau oleh Perum Bulog terhambat karena kebijakan lockdown di India. Penyebabnya yakni keterlambatan penerbitan izin impor dari pemerintah. Izin impor daging kerbau India tersebut baru terbit ketika India sudah menerapkan lockdown.

Dengan adanya hambatan lockdown tersebut, apakah impor daging kerbau dari India terancam gagal?

Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal menegaskan, hambatan lockdown ini tidak menggagalkan proses impor daging kerbau India. Pasalnya, kebijakan lockdown dari pemerintah India diberlakukan hanya sampai 14 April 2020.

"Terhambat bukan berarti tidak jadi, tetap proses kan. Lagi pula India kan lockdown sampai 14 April, mudah-mudahan tidak diperpanjang," tegas Awaludin kepada detikcom, Jumat (10/4/2020).

Awaludin menjelaskan, ketika memperoleh izin impor pada Maret 2020 lalu, pihaknya langsung menindaklanjutinya dengan membuka tender. Setelah menetapkan supplier yang akan memasok dari India, pihaknya pun tak membuang-buang waktu untuk merealisasikan impor tersebut.

"Dan kita sudah ada supplier-nya. Sebelum proses kemarin itu, begitu diizinkan kita langsung tender. Langsung dibuka, dan itu kita manfaatkan bahkan hari libur pun kita tetap memprosesnya. Tapi kan begitu mau dilaksanakan dari sana kan lockdown, kita kan nggak bisa berbuat apa-apa," paparnya.

Meski lockdown masih berlangsung, ia memastikan para supplier di India siap mengirim daging kerbaunya ketika akses kembali dibuka.

"Sebetulnya itu kan sudah ada penetapan suppliernya juga. Jadi tinggal persoalan waktu saja. Mereka langsung gerak (jika lockdown usai). Mereka sudah siap sebetulnya, poduksi daging dari sana itu kan sudah siap semualah," terang Awaludin.

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) mengungkapkan sulitnya memperoleh perizinan impor untuk daging kerbau dari India. Padahal, penugasan impor daging kerbau melalui rapat koordinasi terbatas (rakortas) yang dipimpin Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sudah diberikan sejak Januari 2020.

"Kami ajukan awal tahun itu untuk masalah impor daging kerbau. Kami sudah ajukan Januari, sudah diputus rakortas. Tapi kami tidak langsung dapat izin untuk impor," kata Buwas dalam rapat virtual dengan Komisi IV DPR RI, Kamis (9/4/2020).

Izin tersebut baru terbit pada bulan Maret 2020. Namun, ketika itu India sudah melakukan lockdown demi mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19), sehingga impor daging kerbau pun kembali terhambat.



Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com