Kemenko Ekonomi Gaet GoPay cs Laksanakan Program Kartu Pra Kerja

Yudistira Imandiar - detikFinance
Minggu, 12 Apr 2020 23:15 WIB
Ilustrasi Kartu Pra Kerja
Foto: Ilustrasi Kartu Pra Kerja (Tim Infografis: Luthfy Syahban)
Jakarta -

GoPay resmi ditunjuk pemerintah sebagai mitra pembayaran dana Program Kartu Pra Kerja. Kerja sama tersebut berlangsung setelah adanya penandatanganan nota kesepahaman antara Manajemen Program Kartu Pra Kerja dengan PT Dompet Anak Bangsa.

Peserta kartu pra kerja dapat menggunakan akun GoPay dan uang elektronik lain untuk menerima dana dari program yang dikelola Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Ekonomi) tersebut. Dijelaskan Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Praker Denni Puspa Purbasari, peserta akan mendapatkan bantuan pelatihan sebesar Rp 1 juta, ditambah insentif pasca pelatihan dan insentif survei evaluasi.

"Program Kartu Pra Kerja akan memberikan bantuan insentif pasca pelatihan sebesar Rp600.000 per bulan selama 4 bulan dan insentif survei evaluasi sebesar Rp50.000 per survei untuk 3 kali survei kepada setiap peserta Kartu Pra Kerja. Kemitraan dengan GoPay adalah bagian dari upaya Manajemen Pelaksana untuk memberikan lebih banyak pilihan bagi peserta Kartu Pra Kerja selain meningkatkan inklusi keuangan," terang Denny dalam keterangan tertulis, Minggu (12/4/2020).

Program Kartu Pra Kerja merupakan program pengembangan kompetensi dan peningkatan produktivitas melalui bantuan biaya pelatihan yang diberikan kepada semua WNI yang berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang sekolah atau kuliah dan mereka yang terkena dampak langsung dari COVID-19. Jenis pelatihan yang dapat diambil dalam program Kartu Pra Kerja di masa wabah COVID-19 adalah yang berbasis daring.

Untuk mendaftar kartu pra kerja, calon peserta wajib membuat akun di situs resmi prakerja.go.id. Setelah membuat akun, masyarakat bisa langsung mendaftar secara online ke www.prakerja.go.id. Dari akun tersebut nantinya pihak Project Management Office (PMO) akan memberikan penilaian terhadap biodata dan pengalaman kerja di masing-masing akun yang sudah mendaftar.

Jika dari hasil tes atau penilaian sudah dilakukan, nantinya akan ada notifikasi ke email yang didaftarkan pada akun mengenai status diterima atau tidaknya. Bagi pendaftar yang tidak diterima, bisa mendaftar kembali menggunakan akun yang sudah ada. Pendaftar cukup memilih batch atau tahap selanjutnya, lalu menunggu notifikasi di email untuk persetujuan mendapatkan Kartu Pra Kerja.

Pada pendaftaran gelombang pertama yang dibuka Sabtu (11/4/2020) sampai Kamis (16/4/2020) pukul 16.00 WIB. Di tahap ini, pemerintah memberikan kuota bagi 164.000 masyarakat untuk mendaftar di program Kartu Pra Kerja.



Simak Video "Pendaftar Kartu Pra Kerja Tembus 8,4 Juta Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/mpr)