Dunia Usaha Lesu Parah Gara-gara Corona, Ini Buktinya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 13 Apr 2020 10:57 WIB
Infografis PHK Bank
Foto: Tim Infografis: Denny Putra
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) mencatat kegiatan dunia usaha menurun pada kuartal I-2020. Hal ini tertuang dalam hasil survei kegiatan dunia usaha (SKDU).

BI menyebut dari nilai saldo bersih tertimbang (SBT) pada kuartal I-2020 -5,56% turun signifikan dibandingkan periode kuartal IV-2019.

"Turunnya kegiatan usaha terjadi pada sejumlah sektor ekonomi seperti sektor industri pengolahan, sektor perdagangan, hotel dan restoran, pertambangan, pengangkutan, komunikasi serta konstruksi," tulis keterangan resmi BI, dikutip Senin (13/4/2020).

Disebutkan penyebab utama penurunan ini karena merosotnya permintaan dan gangguan pasokan akibat wabah COVID-19.

Selain itu kapasitas produksi terpakai dan penggunaan tenaga kerja pada kuartal I 2020 tercatat lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya.

Walaupun produksi mengalami penurunan, namun kondisi keuangan dunia usaha dari aspek likuiditas dan rentabilitas masih cukup baik meski menurun, akses terhadap kredit perbankan masih relatif normal.


Pada kuartal II responden memprakirakan kegiatan usaha akan meningkat dengan SBT sebesar 2,13%. Berdasarkan sektor ekonomi, diprakirakan peningkatan kegiatan usaha terutama terjadi pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan.

"Hal ini seiring dengan masih berlangsungnya panen padi di beberapa daerah serta sektor jasa-jasa," tulisnya.



Simak Video "Polri dan Atta Halilintar Bagikan Bansos ke Warga yang Terkena PHK"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/ang)