Pakai Iklan Digital, Pengusaha Ini Tetap Berbisnis Meski #DiRumahAja

Angga Laraspati - detikFinance
Senin, 13 Apr 2020 15:05 WIB
Ilustrasi online shop
Foto: shutterstock
Jakarta -

Dalam dunia bisnis, memanfaatkan teknologi adalah hal yang harus dilakukan untuk tetap bisa eksis. Salah satunya dengan memanfaatkan iklan yang kini bisa dilakukan melalui dunia digital yaitu dengan iklan berbayar di media sosial dan marketplace.

Apalagi di tengah pandemi yang kini sedang ramai diperbincangkan, dunia bisnis memang sedang naik turun akibat tidak ada orang yang keluar rumah. Namun, hal itu jangan dijadikan sebuah alasan untuk mundur dan mengabaikan bisnis yang dimiliki.

Hal ini juga dirasakan oleh seorang pengusaha online shop, Rizky Setiawan (29) yang sangat merasakan efek dari pandemi ini. Usaha yang dikelola bersama istrinya sejak tahun 2010 tersebut mengalami daya beli konsumen yang turun.

"Yang awalnya 1 hari bisa keluar 5 sampai 10 barang, setelah pandemi COVID-19 ini mungkin bisa 1-2 barang saja yg terjual, atau bahkan terburuknya dalam 1 hari kami tidak menjual barang," ujar Rizky saat dihubungi detikcom, Senin (13/4/2020).

Pemilik online shop Fabertyshion ini mengungkapkan untuk mengatasi hal tersebut ada berbagai cara yang dilakukan salah satu dengan mengikuti pasar yang sedang dibutuhkan. Toko online yang menjual berbagai pakaian wanita seperti short & long dress, gaun dan jumpsuit ini harus merubah produksinya untuk mengikuti permintaan pasar.

"Kebetulan karena masyarakat sedang membutuhkan masker, jadinya kami lari banting setir yang asalnya memproduksi pakaian wanita menjadi masker kain," ungkapnya.

Berbagai kegiatan marketing juga dilakukan oleh Rizky untuk menginformasikan dan juga mempromosikan barang yang ia jual kepada masyarakat di tengah pandemi ini. Dirinya juga menjalani tiga metode untuk menginformasikan barang yang ia jual.

"Saya sudah menggunakan 3 metode nih mas, pertama endorse cuma dirasa efeknya tidak terlalu kerasa. lalu yang kedua dengan paid promote, tidak efektif juga. Nah, cara yang terakhir ini sangat kerasa efeknya, dengan cara iklan berbayar di medsos dan marketplace," tutur Rizky.

Dirinya pun membeberkan cara untuk mengiklankan produknya tersebut di dunia digital. Dengan menggunakan media sosial instagram dirinya dapat mempromosikan barangnya tersebut di tengah pandemi ini.

"Jadi pertama itu harus punya page facebook. Lalu pada produk yang mau di iklankan nanti ada view insight klik promote. Lalu kita setting target audiencenya, lalu skema budget nya seperti apa terus pilih metode pembayarannya," tandas Rizky.

Untuk membayarnya pun ada 2 metode yang bisa dilakukan, yaitu dengan menggunakan kartu debit atau kredit yang berlogo mastercard dan visa. Dirinya pun mengaku sangat dimudahkan dalam proses pembayaran khususnya dengan menggunakan kartu debit/kredit dari BNI, karena hanya tinggal mengisi data kartu debit/kredit dan tinggal klik pembayarannya.

"Sebetulnya lebih enak kalau memakai Kartu Debit apalagi Kartu Debit BNI karena biaya yang kita gunakan langsung terdebet sesuai saldo yang ada di rekening kita," pungkasnya.

Sebagai informasi, kartu Debit BNI adalah alat pembayaran elektronik yang dapat berfungsi sebagai pengganti uang tunai karena terafiliasi dengan rekening BNI Taplus Nasabah. Nasabah dapat membuka rekening BNI Taplus tanpa kartu yang bisa digunakan untuk berbelanja online. #BNItuDigital



Simak Video "Berbagi Optimisme di Tengah Pandemi dengan Gerakan #AntarkanSemangat"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/hns)