Peserta Kartu Pra Kerja Dapat Rp 3,5 Juta, Dicicil Tiap Bulan

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 13 Apr 2020 17:16 WIB
Ilustrasi Uang Rupiah
Ilustrasi/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Pemerintah memastikan selama pandemi virus Corona (COVID-19) para peserta program Kartu Pra Kerja dapat insentif sebesar Rp 3.550.000 juta per orang selama empat bulan.

Rinciannya adalah bantuan pelatihan sebesar Rp1.000.000, insentif penuntasan pelatihan sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan, dan insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 150.000. Kapan cairnya?

Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Pra Kerja, Panji Winanteya Ruky mengatakan pencairan insentif akan dilakukan setiap bulan selama empat bulan.

"Setelah pelatihan pertama selesai, langsung insentif dibayarkan setiap bulan selama 4 bulan," kata Panji secara virtual, Jakarta, Senin (13/4/2020).

Dengan pencairan tersebut, maka para peserta setiap bulannya akan menerima insentif sebesar Rp 600.000 selama empat bulan. Sedangkan sisanya Rp 1 juta untuk biaya pelatihan. Biaya pelatihan di sini sebagai modal peserta memilih atau membeli jenis keterampilan yang disediakan pada website prakerja.go.id.

Sedangkan insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 150.000 akan dicairkan pada bulan keempat atau setelah peserta menjalankan seluruh waktu pelatihan.

Lebih dari 900 pelatihan online dari beragam jenis dan tingkatan, mulai dari pemula sampai tingkat mahir akan tersedia di 8 platform digital yang bekerja sama dalam program ini. Setengahnya adalah jenis pelatihan yang praktis, ringan dan dapat menghasilkan pendapatan baru.

Contohnya, pengenalan teknologi informasi untuk pemula, akuntansi untuk pemula, pelatihan da'i muda, menjadi MC handal, manajemen warung kopi, bahasa inggris praktis untuk pelaku pariwisata, dasar keterampilan housekeeping, dan belajar menjadi telemarketer.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Pra Kerja, Denni Puspa Purbasari mengatakan pencairan akan langsung dikirim ke masing-masing rekening yang dipilih oleh para peserta. Ada empat perusahaan menjadi mitra pembayaran insentif program Kartu Pra Kerja. Seperti PT BNI (Persero), GoPay, OVO, dan LinkAja.

Menurut Denni, para peserta nantinya tinggal memilih salah satu mitra pembayaran insentif tersebut.

"Kalau terkait dengan bank atau penyedia e-wallet itu prinsipnya bukan kami yang memilih tapi masyarakat. Jadi kami hanya tahu masyarakat akan mau di transfer ke mana," jelasnya.



Simak Video "Pendaftar Kartu Pra Kerja Tembus 8,4 Juta Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/ara)