Jokowi Beberkan Ancaman Krisis Pangan, RI Aman?

Vadhia Lidyana - detikFinance
Selasa, 14 Apr 2020 07:52 WIB
Ketahanan Pangan di Australia di Tingkat Krisis
Foto: Australia Plus ABC
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengkhawatirkan krisis pangan dunia. Krisis pangan diprediksi melanda di tengah pandemi virus Corona (COVID-19) oleh Food Agriculture Organization (FOA).

Menanggapi kekhawatiran itu, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) buka suara.

"Kementan itu kan tugas utamanya menjamin ketersediaan, produksi. Nah dalam hitungan kita, dalam neraca kita, ketersediaan pangan kita itu cukup. Jadi kebutuhan secara nasional kita itu cukup. Artinya dari produksi melebihi kebutuhan," kata Kepala BKP Kementan Agung Hendriadi kepada detikcom, Senin (13/4/2020).

Agung menuturkan, saat ini Indonesia sedang memasuki musim panen beras, bawang merah, dan cabai. Selain itu, dengan adanya impor untuk sejumlah komoditas pangan pokok seperti gula dan bawang putih, ia menjamin ketersediaan stok dan harga yang terjangkau.

"Gula memang sebagian impor dan itu sudah ada beberapa kebijakan yang diambil Menko Perekonomian, Menteri Perdagangan bersama-sama dengan kita. Di antaranya adanya 150.000 yang diimpor BUMN, kemudian pengalihan gula rafinasi 250.0000 kepada GKP. Bahkan perusahaan-perusahaan dan wilayah-wilayah distribusinya sudah ditunjuk, pabrik sudah kita tinjau bahwa dia sudah. Nah sekarang dalam proses pendistribusian. Memang itu dalam proses pendistribusian, sekarang sudah masuk sebagian," papar Agung.

Khususnya untuk produksi dalam negeri, BKP mengakomodir distribusi antarprovinsi untuk memastikan pasokan tersebar ke seluruh Indonesia.

"Jadi kita mulai bergerak dalam membantu distribusi. Sebetulnya ini tugasnya perdagangan pendistribusian ini. Tapi kita sekarang nggak membatasi lagi pilar-pilar antarkementerian. Yang penting kita menjamin ketersediaan seluruh provinsi," imbuhnya.

Apa kata Satgas Pangan terkait hal ini?

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Pandemi Corona Bisa Timbulkan Krisis Pangan"
[Gambas:Video 20detik]