Ada PSBB, Ganggu Distribusi Pangan Via Online Nggak?

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 14 Apr 2020 11:42 WIB
Sepekan jelang Lebaran yang diperkirakan jatuh pada Rabu (06/07) mendatang, jasa pengiriman barang atau ekspedisi di kawasan Stasiun Kota Bekasi, Selasa (28/06/2016), masih terlihat sepi.
Ilustrasi/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Beberapa pemerintah daerah telah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dikhawatirkan, kebijakan tersebut dapat mengganggu distribusi pangan antar daerah.

Lalu, bagaimana dampaknya kepada distribusi pangan yang dilakukan secara daring?

Menurut Head of Communications Sayurbox Oshin Hernis, sejauh ini kebijakan PSBB tidak mempengaruhi distribusi bahan pangan dari perusahaan rintisan itu ke konsumen. Pasalnya, kata Oshin, pemerintah memang telah berkomitmen untuk tak membatasi aktivitas logistik selama pandemik ini. Sehingga, Sayurbox tak menemui halangan ketika hendak memasok pangan dari mitra petani mereka.

"Kami sangat bersyukur atas kebijakan pemerintah yang tidak membatasi lalu lintas logistik kami pada masa PSBB ini," ucapnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh perusahaan perintis penjual aneka pangan lainnya yakni TaniHub. TaniHub mengaku mendapat banyak dukungan dari pemerintah daerah yang tetap memberi akses kepada logistik selama pandemi berlangsung.

"Dalam koordinasi kami, para pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan akses kepada logistik yang sifatnya esensial, salah satunya yaitu pangan. Sejauh ini, dari sisi pengantaran pesanan kepada pelanggan, kami tidak mengalami adanya gangguan serius," ujar Direktur TaniSupply Sariyo kepada detikcom.

Selanjutnya, adanya gudang cabang yang dimiliki oleh para perusahaan rintisan tersebut membuat stok pangan mudah dijangkau.

"Kami juga telah memiliki 5 gudang/cabang yang melayani area sekitar misalnya cabang Bogor melayani area Jabodetabek. Untuk itu, kami selalu berusaha untuk memastikan delivery dapat dilakukan dalam waktu maksimal 48 jam sejak pelanggan memesan melalui aplikasi kami," tutupnya.



Simak Video "Tergiur Diskonan Lazada, Pasutri Ini Jadi Korban Penipuan"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)