DPR Minta Delegasi RI Proteksi Kepentingan Petani di WTO

DPR Minta Delegasi RI Proteksi Kepentingan Petani di WTO

- detikFinance
Selasa, 13 Des 2005 14:29 WIB
Jakarta - Komisi VI DPR RI meminta agar delegasi Indonesia tetap memperjuangkan kepentingan petani di forum World Trade Organisation (WTO). Pemerintah juga diminta tidak mempertaruhkan kepentingan petani di WTO. "Bagaimanapun juga kepentingan petani harus diproteksi. Lebih baik kita tidak melakukan deal daripada harus merugikan petani," kata Ketua Komisi VI DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/12/2005).Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu saat ini tengah menghadiri pertemuan tingkat menteri WTO di Hong Kong. Selain Mari, delegasi Indonesia juga diikuti oleh anggota DPR yakni Zulkiflimansyah dan Marzuki Ahmad.Pertemuan yang akan berlangsung 13-18 Desember ini diikuti oleh 149 menteri negara anggota WTO.Hong Kong sebagai tuan rumah sudah menyiapkan penjagaan ekstraketat mengingat banyaknya demonstrasi berkaitan dengan tuntutan kepada WTO. Lebih dari 9.000 petugas dikerahkan, plus 1.500 petugas keamanan tambahan. Jumlah tersebut merupakan operasi keamanan terbesar yang pernah dikerahkan Hong Kong.Menteri-menteri dari lima negara utama WTO yakni AS, Uni Eropa, Jepang, India dan Brasil telah mengadakan pertemuan pendahuluan dengan Dirjen WTO Pascal Lamy pada Senin (12/12/2005) untuk menyukseskan perundingan. Meski penjagaan sudah cukup ketat, namun ternyata saat Pascal Lamy membuka pertemuan, banyak demonstran yang lolos masuk ke ruangan. Para demonstran itu memrotes WTO yang dianggap hanya menjadi kuda tunggangan negara maju dan hanya berpihak pada negara kaya itu. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads